MENU
Waisak 2024

Begini Semaraknya Malam Idul Adha di Rajekwesi

Para santri menarik miniatur truknya masing-masing mengelilingi jalanan Kampung Rajekwesi, Sabtu, 9 Juli 2022.


Sedulur, Sarongan - Ketakmiran Masjid Nurul Islam Kampung Rajekwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi mengadakan lomba parade miniatur truk oleng untuk memperingati malam Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, Sabtu, 9 Juli 2022.

"Ini merupakan yang pertama di kampung kami yang diikuti oleh para santri se-Kampung Rajekwesi," ucap ketua pelaksana kegiatan lomba, Ismail, S.Pd.

Sekitar tiga puluh peserta mengikuti lomba ini. Peserta didominasi oleh para santri putra. Mereka berbaris rapi dengan membawa miniatur truk oleng. Truk-truk tersebut dihiasi dengan lampu-lampu serta membawa miniatur sound system. 


Baca Lainnya :

Baca juga: Fatayat NU Gelar Lapak Gratis, Mencari Berkah dengan Sedekah

Ismail mengaku senang karena malam hari raya jadi semarak. "Kegiatan ini juga untuk mengasah kreativitas para santri dalam segi mempercantik miniatur truknya," katanya. 

Terlihat kelap-kelip yang indah dari lampu-lampu yang dipasang di truk oleng. Di sela keriuhan itu, suara takbir terus berkumandang dari mulut para santri yang menarik truknya masing-masing mengelilingi Kampung Rajekwesi dengan berjalan kaki. 

Sementara itu, di dalam iring-iringan terlihat para santri putri membawa obor. Mereka juga terus mengumandangkan takbir di sepanjang perjalanan.

Baca juga: Masyarakat Pesanggaran Terima Bantuan Hewan Kurban dari Perusahaan Emas

Meskipun harus berjalan kami, para santri ini tampak riang gembira. Masyarakat Rajekwesi yang menyaksikan parade ini pun terlihat gembira. 

"Baru pertama kali ini malam Hari Raya Idul Adha di kampung kami berlangsung sangat meriah," tutur Halimah, salah seorang warga Rajekwesi yang juga melihat parade santri-santri itu.

Ismail mengeklaim bahwa kegiatan seperti ini merupakan kegiatan pertama dan satu-satunya se-Desa Sarongan. "Biasanya hanya Idul Fitri saja yang ramai. Maka dari itu, saya mempunyai ide seperti ini agar Idul Adha semarak," katanya. 

Baca juga: Wakil Bupati Banyuwangi Tinjau Lokasi Pembangunan Jalan Sumberagung-Sumbermulyo

Dia juga mengatakan bahwa panitia memilih juara 1, 2, dan 3. Penetapan juara berdasarkan keindahan serta kreativitas dalam menghias truk olengnya masing-masing.  

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIB tersebut berakhir pada pukul 19.30. "Semoga tradisi ini bisa terus menerus ada setiap tahunnya. Kegiatan ini semata hanya mengharap berkah karena menghidupkan malam hari raya," ujar Ismail, S.Pd. (gil)