Senin, 26 September 2022

Srikandi

Ibu Seminah, Merumput Demi Menjemput Mimpi Anaknya

SEBAKUL nasi dan beberapa iris tempe goreng sudah siap di atas meja. Kemudian, Ibu Seminah memanggil kedua anaknya, Dewa Saputra dan Wahyu Saputra, untuk sarapan. Ia selalu memastikan anak-anaknya telah kenyang ketika dia berangkat kerja.

Pencari Pasir: Sumiarsih Pantang Risih

PAGI itu, Sumiarsih menenteng sekop dan cangkul lalu memasukkannya ke dalam bak gerandong (kendaraan angkut rakitan, beroda empat dan bermesin diesel). Di belakangnya, Santoso menyusul dan menghidupkan mesin gerandong.

Menembus Hutan Demi Pendidikan Anak Pedalaman

SEHARI-HARI, Azizah Infayatul Maulina, 29 tahun, harus melewati jalan terjal berliku di pedalaman Taman Nasional Meru Betiri. Dengan mengendarai motor kesayangannya, dia menempuh jarak 17 km dari rumahnya di Sumberwungu, Krajan, Sarongan, Pesanggaran menuju SDN 2 Sarongan di Sukamade. Butuh waktu dua jam untuk sampai ke sana.

Bermodal Tekad, Mardiyah Antar Anak-anaknya Sukses

PAGI-PAGI, matahari masih muda, Mardiyah, 55 tahun, sudah berkeliling menjajakan dagangannya yang kebanyakan berupa sayur-sayuran. Ada sebagian kecil lauk dan kue memenuhi keranjangnya, terbungkus dalam plastik-plastik kecil.

Menjadi Ibu untuk Anak-anak dan Lingkungan

Hidup bahagia selamanya merupakan harapan kedua mempelai saat melaksanakan pernikahan. Menjadi ibu dan ayah untuk anak-anaknya. Tidak ada yang mengharapkan perselisihan selama menjalani kehidupan berumah tangga, apalagi sampai berakhir perceraian.

Bertekad Tidak Merepotkan Orang Lain, Lasemi Terus Bekerja

Sudah bertahun-tahun Lasemi bekerja sendiri memenuhi kebutuhan keluarga. Suaminya tak mampu lagi bekerja. Bersepeda, ia keliling kampung menjajakan dagangannya.
- Advertisement -

Latest News

Mau Naik Kereta Api? Baca Syarat dan Ketentuannya

SEJAK mereformasi pelayanannya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil membuat perjalanan berkereta api semakin nyaman. Para penumpang kini bisa merasakan suasana gerbong yang bersih dan rapi.
- Advertisement -

Muncul Spanduk di Beberapa Titik, Camat Pesanggaran Peringatkan Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

Camat Pesanggaran, R Agus Mulyono, S.A.P., M.Si., mengingatkan warga Pesanggaran untuk tidak mudah terprovokasi menyusul munculnya spanduk tolak tambang yang mengatasnamakan sesepuh Pagar Nusa (PN) dan warga Nahdlatul Ulama (NU) kultural Banyuwangi, Senin, 19 September 2022.

Warga Pancer Dapat Bantuan Usaha Produksi Paving dari Merdeka

erusahaan pertambangan PT Bumi Suksesindo (BSI), anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk, merealisasikan program pembuatan paving block untuk pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasinya, Minggu, 18 September 2022.

Tambang Emas Banyuwangi Kembali Serahkan Lakom Seluas 430,4 Hektare

OPERATOR tambang emas di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI), menyerahkan lahan kompensasi (lakom) tahap keempat seluas 430,4 hektare kepada pemerintah, Kamis, 15 September 2022.

Merdeka Kebut Realisasi Rumah Layak Huni untuk Warga Ringinagung

Tim program bedah rumah di Dusun Ringinagung, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi yang diselenggarakan oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk terus menggenjot penyelesaian program, Jumat, 16 September 2022.