Sabtu, 14 Desember 2019

Gubernur Jatim Beri Penghargaan di Bidang K3 kepada Bumi Suksesindo

: :

Simulasi Sadar Bencana di SDN Sumberagung

Simulasi sadar bencana digelar di SDN 4 dan SDN 8 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran hari ini, Sabtu (16/11).

Setelah Empat Tahun, SLB Lentera Hati Kini Miliki Gedung Baru

Tasyakuran untuk menempati gedung baru Sekolah Luar Biasa (SLB) Lentera Hati di Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dilaksanakan sore ini, Jumat (8/11).

Program JKN-KIS untuk Warga Prasejahtera di Pesanggaran

Pemerintah Kecamatan Pesanggaran menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk warga prasejahtera di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan piagam penghargaan kepada PT Bumi Suksesindo (BSI), Kamis (11/7). Penghargaan tersebut diberikan atas tercapainya catatan 15 juta jam kerja tanpa kehilangan waktu kerja akibat cidera atau lost time injury (LTI).

Khofifah menyerahkan piagam penghargaan tersebut secara langsung saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-7 PT BSI yang berlangsung kemarin di site PT BSI Pesanggaran, Banyuwangi (11/7).

Gubernur datang dengan didampingi Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Setiajit, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas beserta jajaran pemerintah daerah Banyuwangi. Khofifah mengaku tidak begitu saja menandatangani piagam tersebut. Dia harus memastikan benar capaian yang diperoleh PT BSI ini.

“Sebelum saya tandatangani, saya cek benar apakah 15 juta jam produksi tanpa cidera ini memang benar terjadi. Kami kemudian verifikasi dan ternyata memang benar. Selamat buat PT BSI atas perayaan dan penghargaan dari provinsi Jatim,” ujarnya usai memberikan penghargaan. 

Pada ulang tahunnya yang ketujuh ini, PT BSI mencatatkan beberapa capaian penting dalam perjalanan operasinya. Hal ini dapat tercapai dengan sistem kerja disiplin yang diterapkan perusahaan serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

“PT BSI menjalankan operasinya dengan mematuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” tegas Direktur PT BSI, Boyke Abidin.

Penghargaan ini menambah semangat perusahaan untuk mempertahankan prestasi yang telah dicapai dan meningkatkannya di masa yang akan datang.

“Penghargaan ini menambah semangat kami untuk menjalankan perusahaan ini dengan lebih baik,” imbuh Boyke.

Pemenang hadiah umroh dalam rangka ulang tahun ke-7 PT Bumi Suksesindo.

Selain di bidang K3, Boyke menambahkan, tahun ini PT BSI juga dikukuhkan sebagai inspirator oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia karena berhasil mereklamasi hutan dan merehabilitasi daerah aliran sungai.

“Kami menerima penghargaan ini di Jakarta pada 23 April 2019 yang lalu,” terang Boyke.

Pada gelaran ulang tahun kali ini, PT BSI kembali menggelar lucky draw untuk para karyawan dan masyarakat undangan. Hadiah utamanya adalah dua buah tiket umroh. (mam)

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Simulasi Sadar Bencana di SDN Sumberagung

Simulasi sadar bencana digelar di SDN 4 dan SDN 8 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran hari ini, Sabtu (16/11).

Setelah Empat Tahun, SLB Lentera Hati Kini Miliki Gedung Baru

Tasyakuran untuk menempati gedung baru Sekolah Luar Biasa (SLB) Lentera Hati di Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dilaksanakan sore ini, Jumat (8/11).

Program JKN-KIS untuk Warga Prasejahtera di Pesanggaran

Pemerintah Kecamatan Pesanggaran menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk warga prasejahtera di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi

Puskesmas Sumberagung Canangkan Program Pemberantasan TBC

Puskesmas Sumberagung gencar mengampanyekan program pemberantasan penyakit TBC (Tuberkulosis) di wilayah kerjanya.

“Nguri-nguri” Budaya Melalui Wayang Kulit dan Kesenian Daerah

Siapa yang mengira jika pada zaman milenial yang semakin modern ini masih ada segelintir remaja yang peduli akan budaya tradisional?

Baca Juga: