Selasa, 21 Januari 2020

Ikuti Diskusi K3, Mahasiswa UNEJ Merasa Puas dengan Event Kolaborasi

: :

Program Perbaikan untuk Jalan Desa

Beberapa ruas jalan desa/kampung di wilayah Pesanggaran kini nampak berbeda dari tahun sebelumnya. Jalan-jalan tersebut kini terlihat lebih rapi dan nyaman dilalui.

Era Edmodo Telah Datang di Kandangan

Majunya teknologi sekarang ini membuat masyarakat memasuki era digital. Sejumlah pekerjaan yang dulunya harus dikerjakan secara manual, sekarang bisa dikerjakan melalui media digital, termasuk dalam lingkup pendidikan.

Asa Si Pesepak Bola Muda

Perasaan bahagia masih menggelayuti Gesang Hidayatullah setelah memenangi tiket AIA 100 Talents Go to Phuket. Di Thailand, Gesang digembleng oleh tim Global Development Coach Tottenham Hotspur selama seminggu tentang sepak bola.

#SahabatBSI – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jember (Unej) mengaku puas mengikuti diskusi seputar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Senin (8/4). Menurut Adi Awang, salah satu peserta dari Teknik Mesin, kegiatan ini dapat menambah wawasannya tentang K3 di pertambangan.

Adi menilai kehadiran PT BSI di kampusnya ini sangat penting untuk kemajuan pengetahuan akademis. “Semoga ke depan BSI tambah bermanfaat dan terbuka di kalangan mahasiswa. Karena aset terbesar dari bangsa ini adalah para pemuda, yakni kalangan akademisi,” jelasnya.

Staf Occupational Health and Safety (OHS) Department, Reza Faisal Febriyana, mewakili PT Bumi Suksesindo (BSI) menjadi dosen tamu dalam diskusi K3 yang berlangsung di Auditorium Fakultas Teknik Unej tersebut.

Peserta diskusi K3 mendengarkan dengan seksama penjelasan dari pemateri

Sesuai dengan kapasitas, Reza menyampaikan mengenai Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), khususnya yang berlaku di PT BSI. Dia juga berpesan kepada peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan di mana pun berada. Tidak hanya saat berada di lingkungan kerja, namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Budaya K3 itu akan meminimalisir risiko-risiko kecelakaan kapanpun dan dimanapun kita melakukan pekerjaan,” jelas Reza.

Sementara itu, Hari Sutjahjono, Kaprodi S1 Teknik Mesin yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan perilaku K3 di lingkungan kerja harus mengacu pada standar yang ada. Hari menyebut Occupational Health Safety Assessment System (OHSAS) 18001 adalah standar safety yang relevan dipakai saat ini dan sudah diterapkan dalam perkuliahan di UNEJ.

“Semoga para mahasiswa bisa belajar tentang manajemen K3 pada kegiatan hari ini,” ungkap Hari.

Kegiatan diskusi K3 ini diikuti oleh 200 mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin, Teknik Kimia, dan Teknik Perkapalan. PT BSI, tahun 2019, telah dua kali menjadi pemateri diskusi di UNEJ. (ang)

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Program Perbaikan untuk Jalan Desa

Beberapa ruas jalan desa/kampung di wilayah Pesanggaran kini nampak berbeda dari tahun sebelumnya. Jalan-jalan tersebut kini terlihat lebih rapi dan nyaman dilalui.

Era Edmodo Telah Datang di Kandangan

Majunya teknologi sekarang ini membuat masyarakat memasuki era digital. Sejumlah pekerjaan yang dulunya harus dikerjakan secara manual, sekarang bisa dikerjakan melalui media digital, termasuk dalam lingkup pendidikan.

Asa Si Pesepak Bola Muda

Perasaan bahagia masih menggelayuti Gesang Hidayatullah setelah memenangi tiket AIA 100 Talents Go to Phuket. Di Thailand, Gesang digembleng oleh tim Global Development Coach Tottenham Hotspur selama seminggu tentang sepak bola.

Minhajussalikin dan Dakwah Islam di Pesanggaran

Membincang soal dakwah Islam di Pesanggaran tidak bisa dilepaskan dari peran tokoh-tokoh seperti Kiai Khoirun dan KH. Fathul Mubin Amirullah. Kiai Khoirun adalah pendiri Masjid Jami’ Roudlotul Huda, sedangkan Kiai Mubin adalah pengasuh Pondok Pesantren (PP) Minhajussalikin.

Gula Semut yang Imut

Ada gula ada semut, semua orang kenal ungkapan ini. Tapi, tahukah Anda tentang gula semut? Produk dengan nama yang lucu ini memang belum terlalu populer.

Baca Juga: