Selasa, 21 Januari 2020

Karyawan BSI dan Perusahaan Rekanan Peringati Hari Kartini

: :

Program Perbaikan untuk Jalan Desa

Beberapa ruas jalan desa/kampung di wilayah Pesanggaran kini nampak berbeda dari tahun sebelumnya. Jalan-jalan tersebut kini terlihat lebih rapi dan nyaman dilalui.

Era Edmodo Telah Datang di Kandangan

Majunya teknologi sekarang ini membuat masyarakat memasuki era digital. Sejumlah pekerjaan yang dulunya harus dikerjakan secara manual, sekarang bisa dikerjakan melalui media digital, termasuk dalam lingkup pendidikan.

Asa Si Pesepak Bola Muda

Perasaan bahagia masih menggelayuti Gesang Hidayatullah setelah memenangi tiket AIA 100 Talents Go to Phuket. Di Thailand, Gesang digembleng oleh tim Global Development Coach Tottenham Hotspur selama seminggu tentang sepak bola.

Puluhan karyawan wanita yang tergabung dalam Kartini Tumpang Pitu memperingati Hari Kartini di kantor External Affairs, Senin (22/4). Para wanita ini adalah karyawan PT Bumi Suksesindo (BSI) perusahaan rekanan yang terlibat dalam Operasi Tujuh Bukit.

Berbeda dengan hari-hari biasa di mana para wanita ini berseragam pekerja tambang, khusus hari ini, mereka mengenakan kebaya. Mereka pun tampak cantik dan anggun dalam balutan busana tradisional tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara, Anggun Murniwati, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan sesama karyawan, khususnya karyawan wanita, yang terlibat dalam Operasi Tujuh Bukit. “Kegiatan ini untuk semua karyawan wanita baik dari PT BSI maupun kontraktor,” urai Anggun.

Rasa persaudaraan yang kuat antar karyawan diharapkan dapat meningkatkan kerjasama tim dalam menjalankan pekerjaannya. “Dengan kegiatan bersama ini diharapkan kekompakan tim semakin baik,” jelas Anggun.

Selain itu, lanjut Anggun, kegiatan ini juga sebagai wujud terima kasih kepada Kartini yang telah memperjuangkan nasib kaum wanita di eranya. Berkat perjuangannya itu, wanita masa kini dapat berkarier di bidang yang dianggap hanya milik laki-laki, seperti pertambangan.

Kartini Tumpang Pitu bersama Manajemen PT BSI.

Sementara itu, manajemen PT BSI melalui Senior Manajer External Affairs, Sudarmono, mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh para karyawan wanita ini. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kecintaan dan penghargaan karyawan terhadap jasa para pahlawan.

Mengenai spirit kesetaraan yang diperjuangkan Kartini, Sudarmono menegaskan bahwa keberadaan karyawan wanita sama pentingnya dengan karyawan laki-laki. Penilaian karyawan berdasarkan kinerja.

“Kami tidak memperlakukan karyawan atas dasar jenis kelamin. Kinerjalah yang menentukan kualitas karyawan,” tegas Sudarmono.

Penilaian best costume dalam peringatan Hari Kartini 2019 di PT BSI.

Untuk menambah wawasan para karyawan, dalam peringatan Hari Kartini tahun ini, panitia menghadirkan seorang psikolog ibu dan anak dari Kota Banyuwangi, Adreina Marcelina. Pendiri Yayasan Matahari ini menyampaikan mengenai keseimbangan pola asuh anak untuk wanita karier.

Rangkaian acara ditutup dengan penilaian best costume dan lucky draw. “Ini untuk menyemangati para peserta. Hadiahnya juga menarik,” pungkas Anggun. (mam)

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Program Perbaikan untuk Jalan Desa

Beberapa ruas jalan desa/kampung di wilayah Pesanggaran kini nampak berbeda dari tahun sebelumnya. Jalan-jalan tersebut kini terlihat lebih rapi dan nyaman dilalui.

Era Edmodo Telah Datang di Kandangan

Majunya teknologi sekarang ini membuat masyarakat memasuki era digital. Sejumlah pekerjaan yang dulunya harus dikerjakan secara manual, sekarang bisa dikerjakan melalui media digital, termasuk dalam lingkup pendidikan.

Asa Si Pesepak Bola Muda

Perasaan bahagia masih menggelayuti Gesang Hidayatullah setelah memenangi tiket AIA 100 Talents Go to Phuket. Di Thailand, Gesang digembleng oleh tim Global Development Coach Tottenham Hotspur selama seminggu tentang sepak bola.

Minhajussalikin dan Dakwah Islam di Pesanggaran

Membincang soal dakwah Islam di Pesanggaran tidak bisa dilepaskan dari peran tokoh-tokoh seperti Kiai Khoirun dan KH. Fathul Mubin Amirullah. Kiai Khoirun adalah pendiri Masjid Jami’ Roudlotul Huda, sedangkan Kiai Mubin adalah pengasuh Pondok Pesantren (PP) Minhajussalikin.

Gula Semut yang Imut

Ada gula ada semut, semua orang kenal ungkapan ini. Tapi, tahukah Anda tentang gula semut? Produk dengan nama yang lucu ini memang belum terlalu populer.

Baca Juga: