Beranda Kabar Kampung Perairan Pantai Rajegwesi dan Pandansari Keruh, Nelayan Enggan Melaut

Perairan Pantai Rajegwesi dan Pandansari Keruh, Nelayan Enggan Melaut

0
44
air keruh

Air keruh terlihat Muara Mbaduk, Sarongan, Pesanggaran, Jumat, 23 Desember 2022.


Sedulur, Pesanggaran – Pantai Rajegwesi dan Pandansari (Muara Mbaduk) yang terletak di kawasan Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi terlihat keruh, Jumat, 23 Desember 2022.

Akibat keadaan ini, para nelayan setempat memutuskan untuk tidak melaut. “Airnya keruh bercampur lumpur,” kata Moh. Rifai, salah satu nelayan kepada sedulur.co. 

Menurutnya, keruhnya perairan Pantai Rajegwesi dan Pandansari ini berasal dari dua sungai besar, Karangtambak dan Sungailembu, yang bermuara di kedua pantai tersebut. 

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Dusun Pancer Rusak Diterjang Angin Kencang

Berdasarkan pantauan sedulur.co, kondisi kedua sungai tersebut memang sedang keruh. Hujan deras dan lama yang turun sebelumnya diduga menjadi pemicu debit dan arus air meningkat sehingga menyebabkan erosi. Akibatnya, material tanah dan lumpur terbawa hingga ke muara sungai di laut.  

“Biasanya kalau sudah tidak ada hujan dan banjir, empat hari saja airnya sudah mulai jernih. Akan tetapi, jika terus-menerus hujan seperti saat ini, bisa dipastikan laut akan keruh. Bisa satu minggu,” tutur Rifai.

Alasan lain mengapa nelayan enggan melaut, masih menurut Rifai, adalah gelombang saat ini tengah besar. Angin juga bertiup kencang. Nelayan setempat menyebutnya sebagai musim angin barat. Mereka akan melaut lagi apabila cuaca landai kembali.

Baca juga: Masyarakat Kandangan Gelar Baritan di Perempatan Jalan Desa untuk Keselamatan Desa

Akhir-akhir ini, wilayah selatan, khususnya Desa Kandangan dan Sarongan memang kerap diguyur hujan yang mengakibatkan debit air sungai-sungai di kedua wilayah tersebut meningkat dan airnya keruh. (gil)


TIDAK ADA KOMENTAR

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini