membuat bucket
241 views

Siswa SMPN 1 Pesanggaran Belajar Membuat Bucket

PARA siswi SMPN 1 Pesanggaran, Banyuwangi belajar membuat kerajinan tangan berupa keranjang (bucket) berhias dari bahan sederhana, Selasa, 4 Januari 2022.

Dalam kegiatan ini, tidak kurang dari 50 siswi diajari oleh kader-kader PKK Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Salah satunya adalah Nelly Ayu Krisnasari. Pelatihan ini memang salah satu program PKK Desa Sarongan.

Di bawah bimbingan Nelly dan kawan-kawan, para siswi mencoba merangkai jajanan sedemikian rupa. Mereka juga ada yang menggunakan lembaran uang untuk dirangkai menjadi bucket.

Baca juga: RA Perwanida 3 Pesanggaran Tanamkan Kedisiplinan dengan Kepramukaan

Menurut Nelly, kegiatan ini untuk mengasah kreativitas para siswi. Kalau mereka kreatif, keterampilan ini bisa mendatangkan rupiah. 

“Tadi banyak anak-anak yang kreatif. Cara menghiasnya bagus-bagus. Ini juga nantinya selain bisa diberikan untuk kado juga bisa dijual,” ujarnya. 

Karena pertama kali membuat bucket, anak-anak terlihat masih bingung untuk mengaplikasikan bahan-bahan yang ada. Meskipun demikian, para kader PKK yang ada di situ mengajari mereka dengan sabar.

Baca juga: Berkebun Tanaman Obat untuk Media Belajar

“Kami sengaja mencari bahan yang mudah didapat dan sederhana, seperti kain sisa, bekas pita, dan lain sebagainya. Jikalau ada bahan yang harus beli, kita sarankan harganya yang terjangkau. Walaupun bahan-bahan tersebut sederhana bisa bernilai jual tinggi,” kata Nelly. 

Meskipun awalnya merasa kesulitan, Regina Affrilia, salah satu siswi, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya dapat menambah ilmu di bidang kerajinan membuat bucket . Dan saya ingin nantinya bisa menambah uang jajan dari hasil kerajinan yang saya buat ini,” katanya. 

Sementara itu, salah satu guru SMPN 1 Pesanggaran, Nuraida, mengatakan bahwa yang mengikuti kegiatan ini adalah para siswi kelas 1. Kegiatan ini bagian dari pembelajaran juga.

“Saya ingin anak-anak saya lebih kreatif dalam segi pengembangan wawasannya. Tidak melulu digembleng terus-menerus dengan pembelajaran, tapi juga diimbangi dengan keterampilan juga,” katanya. (gil)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts
wali murid gembira
Read More

Wali Murid Gembira Sambut Rencana PTM

WALI murid merasa gembira karena anak-anaknya akan bisa segera mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolahnya masing-masing. Meskipun kegiatan pembelajaran bakal terbatas, para wali murid harus mengisi surat pernyataan dari sekolah sebelum anak-anaknya mengikutinya.