stab kertarajasa batu
474 views

STAB Kertarajasa Buka PPM di Vihara Dhamma Manggala

Sedulur, Sumberagung – Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Kertarajasa Kota Batu, Malang menyelenggarakan program pengabdian masyarakat (PPM) ke-12 angkatan 20 di panca vihara Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Senin, 3 Januari 2022.

Kegiatan pertama berlangsung di Vihara Dhamma Manggala Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Puluhan samanera dan athasilani mengikuti acara tersebut. Selain itu, ada juga para patria dari panca vihara dan mahasiswa-mahasiswi reguler STAB Kertarajasa.

“Kegiatan ini untuk menguatkan karakteristik Buddhis,” kata dosen pembimbing lapangan, Herman, M.M.

Baca juga: Masyarakat Pertanyakan Peruntukan Ambulans Triton Sumberagung

Melalui kegiatan PPM ini, para mahasiswa dituntut mampu bersosialisasi dengan masyarakat guna mempererat tali silaturahmi.

Tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan program infrastruktur dan program mental. Hasilnya, umat Buddha menjadi tidak saja pintar tapi juga memiliki akhlak dan moralitas yang baik.

Kegiatan PPM ini akan berlangsung selama satu bulan ke depan. Kegiatannya juga akan dilaksanakan secara bergantian dari vihara yang satu ke vihara yang lain di Pesanggaran.

Baca juga: Waspada! Penahan Badan Jalan di Sumberdadi Ambrol

Masih menurut Herman, dalam melaksanakan setiap program, para mahasiswa harus bisa menjaga nilai-nilai kerukunan antar-umat beragama, internal umat, dan dengan pemerintah.

Sementara itu, Wakil Ketua II STAB Kertarajasa, Sigit, M.Pd., mengatakan, sebelum para mahasiwa datang ke Pesanggaran, mereka telah melaksanakan swab antigen dan hasilnya negatif semuanya.

“Ini jaminan kami supaya tidak menimbulkan kecemasan ketika mereka melaksanakan program,” kata Sigit.

Baca juga: Siswa PSHT Kerja Bakti Bersihkan Bahu Jalan

Lebih dari itu, pemerintah juga telah mengizinkan program tersebut sebab merupakan bagian dari materi kuliah wajib, menurut Ketua PPM, Samanera Endri Sukandra. Kebanyakan para peserta adalah para rohaniwan. 

Kegiatan tersebut juga terpantau secara daring dari lembaga STAB. Untuk melaksanakan kegiatan, pihak lembaga telah menyiapkan anggaran agar tidak membebani pihak vihara.

Acara dari awal hingga akhir berjalan lancar. Forpimka Pesanggaran dan pemerintah desa atau yang mewakilinya hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: Petugas Kesehatan Lakukan Rapid Antigen kepada Wisatawan Pulau Merah

Sementara kegiatan berlangsung, di luar vihara tampak sekelompok pemuda berseragam dengan logo Nahdlatul Ulama (NU). Mereka berjaga-jaga mengamankan berlangsungnya acara.

“Kegiatan pengamanan untuk acara keagamaan seperti ini sering kita lakukan bergantian demi menjaga kerukunan dan toleransi antar-umat beragama,” kata salah seorang pemuda, Rusdianto. (bay)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts