Selasa, 18 Jun 2024
MENU
Waisak 2024

Tanaman Bonsai Menggeliat di Tengah Pagebluk

Sumberagung – Bisnis tanaman bonsai tengah menggeliat di wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Adanya pandemi Covid-19 disusul anjuran pemerintah kepada masyarakat untuk di rumah saja membuat masyarakat memiliki waktu berlebih untuk melakukan kegiatan di luar pekerjaannya.  

Masyarakat mengisi kegiatan di rumah saja dengan dengan berbagai hobi, seperti menanam bunga atau memasak. Saat ini yang sedang tren di Sumberagung adalah tanaman bonsai. Permintaan akan bonsai dan bakal bonsai pun turut meningkat.

Meningkatnya permintaan tumbuhan kerdil ini menjadi peluang bisnis bagi masyarakat—khususnya di Jawatan, Dusun Rejoagung, apalagi di tengah kesulitan ekonomi saat ini. Salah satunya adalah Sodiq (35). Di kalangan teman-temannya, dia biasa dipanggil Sudrun.

Sudrun memang bukan pemain baru. Berbekal pengalamannya sebagai perambah hutan, dia mencari pohon atau bunga yang biasa dipesan masyarakat, baik itu untuk bakal bonsai ataupun taman. Selama ini, area perburuannya di sekitaran hutan Gunung Gamping, Gunung Lompong, dan juga di daerah hutan Poncomoyo.


Baca Lainnya :

tanaman bonsai Jawatan 2
Sodiq menyirami tanaman bonsai miliknya. (foto: ala)

“Sudah dua tahun saya menjalaninya. Biasanya pohon yang banyak peminatnya itu pule dan serut,” katanya sambil menunjukkan koleksi tanamnnya.

Lanjut di halaman berikutnya...

Warga Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung itu juga menuturkan bahwa untuk melayani pesanan dia harus mencarinya seharian penuh. Kalau mendapat pesanan pohon yang besar, dia akan mengajak tetangganya kurang lebih delapan orang untuk membantu mengangkut bakal bonsai dari hutan.

Tidak hanya melayani pesanan bakal bonsai, ayah satu anak ini juga merawat bonsai di rumahnya. Sudrun menjual tanaman bonsai miliknya mulai harga Rp 50 ribu sampai Rp 8 juta. “Tergantung besar dan motif bonsainya,” katanya.

Seperti umumnya kegiatan jual-beli, tidak setiap hari ada pembeli atau pemesan. Kalau tidak ada pesanan, Sudrun dan kawan-kawannya melelang stok tanamannya dengan memanfaatkan whatsapp dan facebook.

Bukan hanya Sudrun, banyak warga lereng Gunung Gamping yang menekuni bisnis bunga sepertinya. Daerah yang dikenal dengan nama Jawatan itu kini menjadi sentra bakal bonsai. Warga memajang bakal bonsai di depan rumahnya.

Bakal bonsai yang ada di rumah Sodiq bermacam-macam jenisnya, antara lain pule, serut, kimeng, amplas, santigi, dan beringin. Bagi yang berminat membeli, bisa menghubungi Sodiq atau Sudrun di nomor 0822 4490 9836. (ala)