Minggu, 9 Agustus 2020

Ambisi Besar Bocah Peselancar

: :

Model Pembelajaran Guling, Pilihan di Tengah Pandemi

Model pembelajaran di sekolah berubah drastis sejak pandemi Covid-19 melanda. Pemerintah melarang semua sekolah dari jenjang TK sampai perguruan tinggi mengadakan model pembelajaran tatap muka di kelas.

Pawon Bu Atim, Penuhi Selera Masakan Rumahan

Sebagai daerah wisata, Desa Sumberagung juga menawarkan ragam kuliner yang lezat. Salah satu tempat makan di Sumberagung yang menawarkan selera masakan rumahan adalah Pawon Bu Atim.

Potensi Wisata Baru di Kandangan: Puncak Surga

Pemerintah Desa Kandangan terus berupaya mengembangkan potensi wisata di wilayahnya. Yang terbaru adalah wisata alam Puncak Surga yang terletak di Dusun Sumberdadi, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Sumberagung – Ada tekad besar yang tergambar di paras Candra Aji Wahyu Kurnia Ananda. Apalagi jika ditanya tentang cita-citanya sebagai peselancar kelas dunia. Hanya saja, ia tidak menyampaikan dengan kata-kata tetapi dengan isyarat tangan. Bocah berusia dua belas tahun yang tinggal di Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran ini tunarungu dan tunawicara.

“Dulu anak ini normal, tapi setelah jatuh dari gendongan ibunya jadi tidak bisa omong dan mendengar. Tapi, kadang-kadang ia merespon ketika dipanggil,” kata Yatimah, nenek Candra, yang merawatnya setelah kedua orangtua anak itu berpisah.

Candra sudah sudah bersahabat dengan ombak sejak usia tiga tahun. Kebiasaannya main di pantai membuat kulitnya sawo ekstramatang. Awalnya neneknya melarang karena cemas dan tidak tega, tapi Candra diam-diam tetap pergi ke laut.

Bocah pemalu ini mulai berlatih serius berselancar pada usia 5 tahun tahun tanpa bimbingan siapapun. “Candra itu selain baik sama teman juga sangat bersemangat, kalau latihan selancar tidak kenal waktu dan tidak pernah lelah. Meskipun ada kekurangan, dia tidak minder,” kata Heri Setiawan, teman dekat Candra.

Sebetulnya, Candra sempat berhenti berselancar. Saat ia kelas 1 SD, orangtuanya membawanya ke Papua. Ia baru berselancar lagi setelah kembali ke Pulau Merah dua tahun berikutnya.

Candra tak hanya berselancar di sekitar tempat tinggalnya, tapi juga berkelana menaklukkan ombak di  Cilacap, Pacitan, sampai Dewata Bali. salah satu lomba yang ia ikuti adalah Gandrung Surf Competition 2019 yang di gelar di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi pada Minggu, 6 Juli 2019.

Candra Peselancar Muda Pulau Merah
Aksi Candra saat menaklukkan ombak Pulau Merah.

Kegigihannya dan keseriusannya akhirnya berbuah manis dengan gelar juara keempat dalam ajang tersebut. Tak hanya itu, ia juga dinobatkan sebagai peselancar lokal terbaik. 

Menurut Heri, Candra merupakan peselancar yang sangat baik. Dalam usianya yang masih sangat muda, Candra sudah berani berkompetisi dalam ajang internasional Surfing di Bali pada bulan Mei 2018 lalu. Meskipun gugur pada semifinal, prestasinya tetap membanggakan karena ajang ini bergengsi.

Candra membuktikan tanpa bicara—dalam artian sebenarnya—bahwa kekurangan tidak menjadi masalah untuk terus menggapai cita-cita. Pantang menyerah meskipun jatuh berkali-kali—dalam artian sebenarnya juga. Ia tetap optimis dan berusaha lebih baik lagi. (tiw)

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Model Pembelajaran Guling, Pilihan di Tengah Pandemi

Model pembelajaran di sekolah berubah drastis sejak pandemi Covid-19 melanda. Pemerintah melarang semua sekolah dari jenjang TK sampai perguruan tinggi mengadakan model pembelajaran tatap muka di kelas.

Pawon Bu Atim, Penuhi Selera Masakan Rumahan

Sebagai daerah wisata, Desa Sumberagung juga menawarkan ragam kuliner yang lezat. Salah satu tempat makan di Sumberagung yang menawarkan selera masakan rumahan adalah Pawon Bu Atim.

Potensi Wisata Baru di Kandangan: Puncak Surga

Pemerintah Desa Kandangan terus berupaya mengembangkan potensi wisata di wilayahnya. Yang terbaru adalah wisata alam Puncak Surga yang terletak di Dusun Sumberdadi, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Ganti Profesi, Pantang Menyerah Gegara Wabah

Ganti profesi atau pekerjaan itu adalah sesuatu yang lumrah. Namun, tidak semua orang bisa melakukannya dengan mudah karena berbagai alasan.

Menjadi Ibu untuk Anak-anak dan Lingkungan

Hidup bahagia selamanya merupakan harapan kedua mempelai saat melaksanakan pernikahan. Menjadi ibu dan ayah untuk anak-anaknya. Tidak ada yang mengharapkan perselisihan selama menjalani kehidupan berumah tangga, apalagi sampai berakhir perceraian.

Baca Juga: