Rabu, 29 Januari 2020

Panitia Berharap Kompetisi Surfing Dapat Rutin Digelar di Pulau Merah

: :

Program Perbaikan untuk Jalan Desa

Beberapa ruas jalan desa/kampung di wilayah Pesanggaran kini nampak berbeda dari tahun sebelumnya. Jalan-jalan tersebut kini terlihat lebih rapi dan nyaman dilalui.

Era Edmodo Telah Datang di Kandangan

Majunya teknologi sekarang ini membuat masyarakat memasuki era digital. Sejumlah pekerjaan yang dulunya harus dikerjakan secara manual, sekarang bisa dikerjakan melalui media digital, termasuk dalam lingkup pendidikan.

Asa Si Pesepak Bola Muda

Perasaan bahagia masih menggelayuti Gesang Hidayatullah setelah memenangi tiket AIA 100 Talents Go to Phuket. Di Thailand, Gesang digembleng oleh tim Global Development Coach Tottenham Hotspur selama seminggu tentang sepak bola.

Ketua panitia penyelenggara Gandrung Surf Competition Pulau Merah 2019, Suyitno, mengapresiasi dukungan semua pihak terhadap acara ini dan berharap kompetisi ini dapat diselenggarakan secara rutin, minimal setahun sekali. Dia merasa senang karena kompetisi ini akhirnya dapat terselenggara.

“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu terselenggaranya acara ini. Semoga acara ini dapat diadakan secara rutin,” ujar Suyit di depan undangan acara pembukaan kompetisi di pantai Pulau Merah (6/7).

Menurut Suyit, kompetisi surfing ini terselenggara atas kerjasama Kelompok Masyarakat (Pokmas) Wisata Pulau Merah dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Salah satunya adalah pengelola tambang emas di Tumpang Pitu, PT Bumi Suksesindo (BSI).

“Untuk menyelenggarakan acara ini kami bekerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun perusahaan (BSI, red.) di sekitar sini,” imbuh Suyit.

Lelaki bertubuh gempal ini meyakini daya tarik Pulau Merah akan terus meningkat apabila ditunjang dengan event-event yang menarik. Selain itu, kompetisi ini dapat memberi kesempatan para peselancar lokal untuk berkembang.

Panitia Gandrung Surf Competition Pulau Merah 2019 berfoto bersama para pendukung acara (6/7).

Dihubungi terpisah, Senior Manajer External Affairs PT BSI, Sudarmono menjelaskan bahwa dukungan PT BSI terhadap event ini bukan tanpa alasan. Perusahaan tambang emas ini melihat event ini dapat meningkatkan minat wisatawan untuk mengunjungi kawasan pantai di pesisir selatan Banyuwangi ini.

“Apabila jumlah wisatawan meningkat, hal ini akan menguntungkan masyarakat wisata Pulau Merah. Makanya kami dukung acara ini,” jelas Sudarmono.

Sudarmono menambahkan, PT BSI melihat Pulau Merah sebagai aset penting untuk dilestarikan karena dapat menunjang perekonomian masyarakat luas. Sehingga, pihaknya mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat memperbaiki area wisata ini.

Selain dukungan terhadap event yang bersifat monumental, PT BSI juga secara rutin membantu permasalahan kebersihan pantai. “Kami juga menyediakan petugas kebersihan di sini (Pulau Merah, red.),” imbuh Sudarmono.

Event Gandrung Surf Competition ini merupakan gelaran yang perdana. Ada lima kategori yang dilombakan, yaitu kelas Open, Under 16, Under 12, Women, dan Long Board. Total peserta yang telah registrasi ulang sebanyak 80 orang dari 140 pendaftar daring. (mam)

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Program Perbaikan untuk Jalan Desa

Beberapa ruas jalan desa/kampung di wilayah Pesanggaran kini nampak berbeda dari tahun sebelumnya. Jalan-jalan tersebut kini terlihat lebih rapi dan nyaman dilalui.

Era Edmodo Telah Datang di Kandangan

Majunya teknologi sekarang ini membuat masyarakat memasuki era digital. Sejumlah pekerjaan yang dulunya harus dikerjakan secara manual, sekarang bisa dikerjakan melalui media digital, termasuk dalam lingkup pendidikan.

Asa Si Pesepak Bola Muda

Perasaan bahagia masih menggelayuti Gesang Hidayatullah setelah memenangi tiket AIA 100 Talents Go to Phuket. Di Thailand, Gesang digembleng oleh tim Global Development Coach Tottenham Hotspur selama seminggu tentang sepak bola.

Minhajussalikin dan Dakwah Islam di Pesanggaran

Membincang soal dakwah Islam di Pesanggaran tidak bisa dilepaskan dari peran tokoh-tokoh seperti Kiai Khoirun dan KH. Fathul Mubin Amirullah. Kiai Khoirun adalah pendiri Masjid Jami’ Roudlotul Huda, sedangkan Kiai Mubin adalah pengasuh Pondok Pesantren (PP) Minhajussalikin.

Gula Semut yang Imut

Ada gula ada semut, semua orang kenal ungkapan ini. Tapi, tahukah Anda tentang gula semut? Produk dengan nama yang lucu ini memang belum terlalu populer.

Baca Juga: