Kamis, 21 Mei 2026
MENU

Kerja Sama SMK PGRI Pesanggaran dengan PT BSI, Ajak Siswa Kenali Dunia Kerja

Sedulur, Pesanggaran - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Pesanggaran, Banyuwangi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk meningkatkan kualitas lulusan.

Fokus kerja sama ini adalah peningkatan keterampilan teknik, pembentukan etika industri, serta penguatan kemampuan siswa dalam menghadapi praktik kerja lapangan (PKL).

Kepala SMK PGRI Pesanggaran Umi Qowiyah mengatakan, program kolaborasi ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Kerja sama ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk mengenal dunia industri lebih dekat. Kami ingin siswa tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini,” ujarnya.


Baca Lainnya :

Sebagai bagian dari kerja sama ini, perwakilan PT BSI Rizha Wahyudin dan Kiswiradat mendatangi SMK PGRI Pesanggaran untuk berbagi pengalaman, Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam kesempatan ini, kedua orang tersebut menyampaikan tentang kedisiplinan, komunikasi profesional, tanggung jawab kerja, hingga pemahaman mengenai standar industri modern.

Umi Qowiyah menilai bekal tersebut dinilai sangat penting agar siswa mampu beradaptasi ketika menjalani PKL maupun saat terjun langsung ke dunia kerja setelah lulus nanti.

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan dunia industri merupakan salah satu kunci penting dalam mencetak generasi unggul dan kompeten. Ia juga berharap program tersebut dapat terus berkembang dan berdampak positif jangka panjang bagi para peserta didik.

“Melalui kolaborasi bersama PT BSI ini, siswa SMK PGRI Pesanggaran dapat menjadi generasi yang siap kerja, siap berkarya, dan mampu bersaing di dunia industri maupun dunia usaha secara profesional,” katanya.

Selama kegiatan, para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Salah satu siswa kelas 11 SMK PGRI Pesanggaran, Muhammad Arif, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.

"Dengan adanya pembekalan industri ini, saya memiliki mental yang lebih siap, percaya diri, dan mampu menghadapi tantangan kerja yang terus berkembang," ujarnya.

Ke depan, Umi Qowiyah berharap kerja sama serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak siswa yang memperoleh kesempatan belajar langsung dari praktisi industri. (gil)