Sedulur, Pesanggaran - Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi sukses menyelenggarakan praktik demokrasi melalui pelaksanaan Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Keterwakilan Perempuan untuk masa jabatan 2026–2034. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026 tersebut terpantau berlangsung aman dan tertib. Partisipasi masyarakat juga cukup tinggi. Menurut Ketua Panitia Pemilihan Kurniawan Prasetya Hadi, pemilihan ini menjadi bagian penting dalam proses penguatan demokrasi di tingkat desa. Momen ini sekaligus menjadi ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan desa melalui lembaga BPD. Dalam pemilihan tersebut terdapat dua calon yang bersaing untuk menjadi wakil perempuan di BPD Desa Sarongan, yaitu Siti Badriyah, S.Pd. dan Zamron Fauziyah, S.Sos. Siti Badriyah berhasil memperoleh 72 suara, sedangkan Zamron Fauziyah memperoleh 66 suara. Dengan hasil tersebut, Siti Badriyah ditetapkan sebagai calon terpilih Anggota BPD Desa Sarongan dari unsur keterwakilan perempuan periode 2026–2034. Kurniawan menyebut keberhasilan pelaksanaan pemilihan ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam mendukung proses demokrasi desa. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan membantu kelancaran kegiatan pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan ini. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan demokratis. Semoga anggota BPD yang terpilih dapat menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab," ujarnya. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Abdul Rosyid, 51 tahun, mengatakan bahwa terpilihnya Siti Badriyah diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa. Ia harus mampu menjembatani aspirasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan Desa Sarongan. "Sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan penyalur aspirasi masyarakat, BPD memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel," ujarnya. Salah seorang warga, Yanti Nurohmah, 46 tahun, juga berharap anggota BPD terpilih dapat bersinergi dengan pemerintah desa untuk mewujudkan berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi seluruh warga, terlebih pada aspirasi para wanita. Kurniawan menambahkan, pemilihan anggota BPD Desa Sarongan akan berlanjut. Pemilihan akan dilaksanakan di setiap lingkungan RW dengan sistem terbuka dan transparan. (gil)Baca Lainnya :
