Sedulur, Pesanggaran – Komitmen PT Bumi Suksesindo (BSI) dalam menegakkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kembali membuahkan prestasi membanggakan. Melalui tim inovatornya, PT BSI sukses mempertahankan gelar Juara 1 selama tiga tahun berturut-turut dalam ajang Lomba Inovasi K3 DK3 Jatim di Surabaya (23 Mei 2026). Tak hanya itu, di tingkat nasional, tim PT BSI juga berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi Bintang 4 selama tiga tahun berturut-turut dalam ajang ICC OSH 2026 di Yogyakarta (18–22 Mei 2026).
Prestasi luar
biasa ini diraih berkat kerja keras dan kolaborasi solid dari tim inovator PT
BSI yang terdiri dari Lulut Wahyudo & Effendy Prasetyono dari Departemen Maintenance,
serta Sumartono & Abdul Azizul Hakim dari Departemen OHS.
Pada kompetisi
tahun ini, mereka mengusung inovasi mutakhir bernama SIGAR (Sistem Integrasi
Keandalan Rem Kendaraan). SIGAR merupakan solusi terintegrasi yang mencakup
proses komisioning serta pengujian rem kendaraan ringan (Light Vehicle)
hingga medium. Program ini dirancang khusus untuk memastikan keandalan sistem
pengereman sebagai langkah preventif yang efektif dalam mencegah Serious
Potential Incident (SPI) di lingkungan operasional perusahaan.
Menurut salah
satu anggota tim dari Departemen OHS, Abdul Azizul Hakim, inovasi SIGAR lahir
dari analisis mendalam terhadap data operasional tahun 2024. Kala itu, kategori
traffic and vehicle interaction menjadi penyumbang kasus tertinggi
dengan 37 kejadian, termasuk 5 insiden berkategori SPI. Salah satu insiden
kritis yang menjadi perhatian serius adalah kejadian rem blong pada unit truk
di jalur dengan kemiringan (grade) mencapai 13%, di mana angka tersebut
telah melebihi standar desain jalan tambang.
Baca Lainnya :
"Tantangan
ini semakin nyata memasuki tahun 2025 seiring dengan lonjakan jumlah kendaraan
operasional. Hal ini memicu tingginya intensitas pergerakan kendaraan dan
memperberat beban kerja pada sistem pengereman di area kerja," ujar
Azizul.
Berkompetisi di
tingkat regional maupun nasional tentu memberikan tekanan tersendiri. Mental
tim inovator PT BSI benar-benar diuji saat harus berhadapan langsung dengan
perusahaan-perusahaan nasional lainnya seperti Pertamina Group, Semen
Indonesia, Adaro/Alamtri Group, Pupuk Kaltim, Petrokimia Gresik, Pupuk Kujang,
Tower Bersama Group, hingga PT Putra Perkasa Abadi (PPA). Namun, berkat
persiapan yang matang dan keyakinan yang penuh, kolaborasi apik antara Departemen
Maintenance dan OHS ini mampu tampil maksimal dan membuktikan
kualitas inovasinya di hadapan para dewan juri.
Kehadiran
program SIGAR kini membawa perubahan besar dan memberikan dampak positif yang
sangat signifikan bagi operasional PT BSI. Melalui implementasi sistem ini,
perusahaan berhasil mewujudkan komitmen keselamatan kerja yang nyata dengan
mencatatkan nol kasus kecelakaan akibat rem blong pada kendaraan ringan dan
medium. Keberhasilan ini sekaligus menurunkan angka kejadian SPI terkait
pengereman hingga 100%.
Pencapaian
tersebut didukung oleh kepatuhan di lapangan, di mana seluruh kendaraan
operasional yang terdiri dari 145 unit LV, 40 unit bus, dan 557 unit truk kini
telah melalui uji keandalan rem serta proses komisioning yang ketat.
Operasional pengujian pun menjadi jauh lebih optimal dengan tersedianya
fasilitas infrastruktur yang lengkap, mulai dari area khusus brake test,
penggunaan alat uji standar Bowmonk, hingga sistem kontrol visual yang memadai.
Lebih dari itu,
integrasi program ini juga mendorong perbaikan aspek teknis lingkungan tambang
melalui redesain jalan dengan membatasi kemiringan maksimal menjadi 10,6%.
Melalui berbagai perbaikan menyeluruh ini, PT BSI tidak hanya berhasil
menciptakan lingkungan kerja yang jauh lebih aman, tetapi juga mampu menekan
kerugian finansial akibat hilangnya potensi biaya perbaikan ataupun waktu
operasional yang terbuang (downtime) akibat permasalahan rem blong.
Inovasi SIGAR
dinilai sangat sejalan dengan komitmen jangka panjang PT BSI dalam membangun
budaya K3 yang kuat demi mencegah kecelakaan fatal. Selain itu, program ini
juga mendukung prinsip continuous improvement serta mengamalkan nilai
utama perusahaan, yaitu GREATNESS.
