Sedulur, Surabaya – Pengelola tambang Tujuh Bukit Operations PT Bumi Suksesindo (BSI) menggondol penghargaan penting dalam ajang East Java Maritime Awards 2026 dalam kelompok Badan Usaha Penggerak Sektor Maritim atas perannya sebagai “Penggerak Sosial Budaya Masyarakat Pesisir”.
Penghargaan
ini diterima langsung oleh Presiden Direktur PT BSI Adi Adriansyah Sjoekri di
Gedung JTV Jl. Ahmad Yani No. 88 Surabaya, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut
pihak JTV selaku penyelenggara, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi
terhadap dedikasi, kontribusi, dan inovasi, serta kebijakan strategis dari pemangku kepentingan (stakeholder) kelautan di Jawa Timur. Tujuannya
adalah untuk mendukung pengembangan sektor kemaritiman di Jawa Timur.
Pelaksanaan
penjurian kepada calon penerima penghargaan melibatkan akademisi Institut
Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)
Jawa Timur, dan JTV selaku media penyelenggara.
Baca Lainnya :
Selain
East Java Maritime Awards, JTV juga menggelar Festival Kuliner Laut dan Pameran
Kemaritiman (20-24 Mei 2026) dan Surabaya Beach Fun Run (23 Mei 2026) di
kawasan Kenjeran Park Surabaya.
Sementara
itu, Adi Sjoekri menanggapi dengan antusias penghargaan yang diterima anak
perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut. Menurutnya, perusahaan tambang
yang beroperasi di Pesanggaran, Banyuwangi tersebut telah menetapkan program
pengembangan masyarakat (PPM) sebagai bagian integral dari kegiatan operasional
perusahaan.
“Operasional
jalan, program untuk masyarakat juga harus jalan. Ini komitmen kami,” kata Adi
di sela-sela acara penyerahan penghargaan.
Program
PPM yang telah direalisasikan oleh PT BSI menyasar delapan sendi kehidupan
masyarakat, yaitu pendidikan, kesehatan, pendapatan riil, kemandirian ekonomi,
sosial budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas, dan infrastruktur. Adi
Sjoekri kemudian mencontohkan beberapa program PPM yang telah dilaksanakan
untuk mendukung masyarakat pesisir.
Di
bidang infrastruktur, PT BSI telah membangun jalan menuju pantai nelayan Pancer
sepanjang 5,5 kilometer. Jalan tersebut diperkuat dengan cor beton. Jalan ini
merupakan jalur transportasi para nelayan untuk mendistribusikan hasil
tangkapannya. Dengan kondisi jalan yang bagus dan kuat, Adi Sjoekri berharap
aktivitas nelayan semakin lancar dan aman.
Bumi
Sukesindo, imbuh Adi, juga secara berkala membantu pelaksanaan event-event
sosial budaya dan olahraga yang diselenggarakan oleh masyarakat pesisir,
seperti lomba selancar (surfing) dan petik laut. Menurutnya, dukungan
terhadap event-event seperti itu sangat penting karena selain sebagai ruang ekspresi
masyarakat, event-event tersebut juga bisa menarik minat wisatawan untuk
berkunjung.
“Semoga
program PPM yang telah kami realisasikan dapat mendorong masyarakat agar
berkehidupan lebih baik,” ujar Adi.
