Minggu, 9 Agustus 2020

Ansor Pesanggaran Gelar Tapak Tilas di Monumen Pancasila

: :

Model Pembelajaran Guling, Pilihan di Tengah Pandemi

Model pembelajaran di sekolah berubah drastis sejak pandemi Covid-19 melanda. Pemerintah melarang semua sekolah dari jenjang TK sampai perguruan tinggi mengadakan model pembelajaran tatap muka di kelas.

Pawon Bu Atim, Penuhi Selera Masakan Rumahan

Sebagai daerah wisata, Desa Sumberagung juga menawarkan ragam kuliner yang lezat. Salah satu tempat makan di Sumberagung yang menawarkan selera masakan rumahan adalah Pawon Bu Atim.

Potensi Wisata Baru di Kandangan: Puncak Surga

Pemerintah Desa Kandangan terus berupaya mengembangkan potensi wisata di wilayahnya. Yang terbaru adalah wisata alam Puncak Surga yang terletak di Dusun Sumberdadi, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Cluring – Puluhan warga NU Pesanggaran yang tergabung dalam organisasi Ansor Kecamatan Pesanggaran menggelar tapak tilas di Monumen Pancasila Dusun Cemetuk, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Banyuwangi (30/9).

Di monumen peringatan korban PKI ini, mereka menggelar pembacaan tahlil dan doa bersama dikhususkan bagi syuhada dan para pahlawan yang gugur di tempat ini.

“Kami ingin merefleksi kejadian kelam ini dan mendoakan tempat terbaik bagi mereka,” terang Ketua PAC Ansor Pesanggaran, Abdul Rohman.

Pemuda asal Desa Sumberagung ini menuturkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi anggota Ansor-Banser Pesanggaran agar lebih bersemangat dan lebih mencintai organisasinya.

“Harapannya, kita semakin bersemangat dan mencintai organisasi,” imbuhnya.

Ansor Pesanggaran 1
Kiai M. Badarudin (tengah) diapit Agus Ramadan (kiri) dan Abdullah (kanan).

Peserta tapak tilas ini didominasi oleh pasukan Barisan Ansor Sebaguna (Banser) Pesanggaran. Selain itu, beberapa anggota Detasemen Wanita Banser (Denwatser) Pesanggaran juga terlihat mengikuti kegiatan.

Tahlil dan doa dipimpin oleh salah seorang anggota Ansor era 1965, Kiai M. Badarudin. Sesepuh Banser asal Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran ini juga berpesan kepada para peserta untuk lebih giat dan tidak melupakan jasa-jasa pendahulunya.

Tokoh yang biasa dipanggil Kiai Badar ini beralasan bahwa era sekarang semua lebih mudah. Sementara di era perjuangannya saat itu, suasananya sangat mencekam.

Dipilihnya Monumen Pancasila karena di tempat ini pernah terjadi pembunuhan 62 anggota Ansor dengan cara diracun. “Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkas Rohman. (mam)

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Model Pembelajaran Guling, Pilihan di Tengah Pandemi

Model pembelajaran di sekolah berubah drastis sejak pandemi Covid-19 melanda. Pemerintah melarang semua sekolah dari jenjang TK sampai perguruan tinggi mengadakan model pembelajaran tatap muka di kelas.

Pawon Bu Atim, Penuhi Selera Masakan Rumahan

Sebagai daerah wisata, Desa Sumberagung juga menawarkan ragam kuliner yang lezat. Salah satu tempat makan di Sumberagung yang menawarkan selera masakan rumahan adalah Pawon Bu Atim.

Potensi Wisata Baru di Kandangan: Puncak Surga

Pemerintah Desa Kandangan terus berupaya mengembangkan potensi wisata di wilayahnya. Yang terbaru adalah wisata alam Puncak Surga yang terletak di Dusun Sumberdadi, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Ganti Profesi, Pantang Menyerah Gegara Wabah

Ganti profesi atau pekerjaan itu adalah sesuatu yang lumrah. Namun, tidak semua orang bisa melakukannya dengan mudah karena berbagai alasan.

Menjadi Ibu untuk Anak-anak dan Lingkungan

Hidup bahagia selamanya merupakan harapan kedua mempelai saat melaksanakan pernikahan. Menjadi ibu dan ayah untuk anak-anaknya. Tidak ada yang mengharapkan perselisihan selama menjalani kehidupan berumah tangga, apalagi sampai berakhir perceraian.

Baca Juga: