Selasa, 16 Apr 2024
MENU
Ramadan 2024

MWC NU Pesanggaran Peringati Hari Santri

Sedulur, Pesanggaran - Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pesanggaran memperingati Hari Santri di musala kantornya, Kamis, 22 Oktober 2020. Tahun ini MWC sengaja tidak menggelar pawai, kemah santri, atau pun lomba-lomba seperti tahun lalu.

Peringatan kali ini digelar secara virtual, dipusatkan di kantor Pengurus Cabang (PC) NU Banyuwangi dan diikuti MWC-MWC seluruh Banyuwangi. "Karena kondisi belum memungkinkan, kami menggelar acara secara sederhana," ujar Ketua MWC NU Pesanggaran, Makinudin.

Baca juga: Pemerintah Desa Sumberagung Bagikan Program Kanggo Riko

Pukul 12 siang, para kader NU Pesanggaran dari perwakilan ranting, Ansor, Banser, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, Lazisnu, Pagar Nusa, dan lain-lain berkumpul di musala yang bersebelahan dengan kantor MWC tersebut. Mereka mengikuti rangkaian acara yang berlangsung di PCNU secara virtual dengan khidmat. 


Baca Lainnya :

Mwc nu pesanggaran
Suasana peringatan hari santri di MWC NU Pesanggaran.

Sementara di halaman kantor PCNU, 100 Ansor dan Banser mengikuti upacara bersama pengurus cabang. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan pembacaan selawat menandai peringatan maulid nabi Muhammad SAW.

Berbarengan dengan itu, para santri dan nahdliyin yang berada di MWC masing-masing mengikuti pembacaan selawat dengan penuh semangat. Begitu juga di Pesanggaran. Suasana musala pun mendadak semarak. 

Lanjut ke halaman berikutnya...

Suara lantunan doa dan pujian kepada Muhammad sang rasul bersahut-sahutan dari para hadirin. Meskipun tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, suasana ini sudah cukup menandai peringatan Hari Santri di Pesanggaran. Mengingat kembali heroisme para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Musrenbangdes Sumberagung, Peserta Usulkan Program yang Tertunda

Secara historis, Hari Santri didasarkan pada Resolusi Jihad yang yang ditanda tangani K.H. Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945. Resolusi ini mampu membangkitkan semangat juang para santri waktu itu untuk merebut kembali kemerdekaan Indonesia yang coba diganggu oleh para penjajah.

Mengingat pentingnya peristiwa bersejarah ini, pada tahun 2017, Presiden Joko Widodo meresmikan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. (ala)