Selasa, 23 Jul 2024
MENU
Waisak 2024

PCNU Banyuwangi Beri Beasiswa Kuliah di Perguruan Tinggi

Sedulur, Sumberagung - Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) warga Nahdlatul Ulama (NU), pengurus cabang atau PCNU Banyuwangi telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi swasta.

Kerja sama dimaksud berupa beasiswa untuk biaya kuliah. Adapun perguruan-perguruan tinggi tersebut: IAI Ibrahimi Genteng, IAI Darrussalam Blokagung, STAI Darul Ulum Sumberberas, dan STIKOM Banyuwangi.

Baca juga: Hadapi Pandemi, Gus Makki: Warga NU Harus Saling Membantu

Generasi muda NU yang mendaftar kuliah di tiga pertama perguruan tinggi di atas akan mendapatkan beasiswa SPP sebesar 50 persen. Sedangkan untuk di STIKOM akan mendapat beasiswa sebesar 45 persen.


Baca Lainnya :

Ketua PCNU Banyuwangi, K.H. Ali Makki Zaini (pegang mik), memimpin diskusi dengan pengurus NU Ranting Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi dalam acara Sobo Deso, Minggu, 11 April 2021.

"[Syaratnya] harus mendaftar melalui PCNU Banyuwangi," kata Basyori Khamid, pengurus PCNU Banyuwangi, dalam acara Sobo Deso di balai desa Sumberagung, Minggu, 11 April 2021.

Sobo Deso merupakan kegiatan yang diadakan oleh PCNU Banyuwangi untuk mengetahui secara langsung kegiatan pengurus tingkat ranting atau desa. Selain itu, melalui kegiatan ini, PCNU bisa menyampaikan program-program dan capaian-capaian organisasi kepada anggotanya yang paling bawah.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Selain itu, Khamid menambahkan, ada layanan kesehatan khusus bagi para guru di bawah naungan LP Ma'arif Banyuwangi. Layanan khusus tersebut berupa perawatan kelas VIP apabila mereka sakit dan opname di rumah sakit NU Mangir, Rogojampi.

"Pasien harus menunjukkan SK sebagai guru Ma'arif dan terdaftar di BPJS Kesehatan di semua kelas," Khamid menyampaikan persyaratannya.

Baca juga: Tiga Ekor Kambing Sapera untuk Pokmas Pedes

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi, K.H. Ali Makki Zaini, tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB. Kiai yang akrab disapa Gus Makki ini kemudian memimpin jalannya diskusi.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Makki mendorong kader NU agar memperluas pergaulannya dengan tidak membeda-bedakan. "Jangan menilai orang dari penampilannya. Jalin hubungan baik dengan siapa pun," ucapnya.

Ketua PCNU juga berpesan kepada pengurus untuk tidak lelah berinovasi untuk melayani umat dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi orang lain. Dia menawarkan sebuah gerakan yang dinamai belonjo nang koncone dewe atau belanja ke teman sendiri.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Selain itu, Rois Suriyah PCNU Banyuwangi, K.H. Zainullah Marwan, dalam sambutannya menyampaikan mengenai wawasan kebangsaan dan akidah yang harus menjadi pedoman para penganut ahli sunnah wal jamaah.

NU menjalin hubungan dekat dengan pemerintah dan berkomitmen untuk memperbaiki kesejahteraan bangsa. Menjadi sebuah keharusan bagi NU untuk hidup berdampingan di tengah banyaknya perbedaan dan keberagaman. 

Baca juga: Pemerintah Desa Kandangan Antar BLT DD untuk Penerima yang Berhalangan

Meskipun demikian, antara pemerintah dan NU memiliki peran masing-masing yang khas. "Pemerintah tidak mengurusi surga dan neraka. Tapi, NU mengurusi surga dan neraka," ucapnya disambut tawa hadirin. (bay)