Jumat, 24 Mei 2024
MENU
Waisak 2024

Tiga Ekor Kambing Sapera untuk Pokmas Pedes

Sedulur, Sumberagung - Kelompok masyarakat Peduli Desa (pokmas Pedes) Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran menerima bantuan tiga ekor kambing berjenis sapera dari Pemerintah Desa, Minggu, 11 April 2021.

Sapera merupakan jenis kambing perah. Kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing etawa dengan saanen (Swiss).

Baca juga: Pemerintah Desa Kandangan Antar BLT DD untuk Penerima yang Berhalangan

Menurut Kasi Pelayanan Desa Sumberagung, Supriyanto, bantuan kambing ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Dia berharap penerima dapat merawat dan mengembangkannya dengan baik.


Baca Lainnya :

Kasi Pelayanan Desa Sumberagung, Supriyanto atau Dja'far Sodiq, berada di kandang kambing pokmas Pedes sesaat setelah serah terima bantuan, Minggu, 11 April 2021.

Selain itu, Supriyanto juga berharap budi daya kambing bisa menjadi program unggulan desanya. "Saya yakin pokmas-pokmas yang menerima program ini akan berhasil. Kita akan mengawasinya," kata Supriyanto optimis.

Sementara itu, pokmas Pedes memilih kambing sapera karena lebih menguntungkan. Menurut Anim Wardana, sekretaris pokmas Pedes, kambing jenis ini harganya lebih mahal dari kambing jenis pedaging.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Seekor kambing sapera mampu menghasilkan susu 1,5 sampai 3 liter per ekor. Harga susunya kalau diecer ada di kisaran Rp15 ribu.

Produksi susu paling banyak adalah setelah melahirkan. Jika indukan kambing melahirkan, anak kambingnya bisa diberi susu sapi sementara susu induknya diperah.

Baca juga: Warga Rajegwesi Bersihkan Masjid Nurul Islam Sambut Bulan Suci

"Jadi, dalam setahun indukan kambing sapera akan menghasilkan susu dan anak kambing," tuturnya.

Harga kambing sapera juga cukup tinggi walaupun masih anak-anak. Anak kambing yang masih berusia 1-2 bulan, ada di kisaran harga Rp1,5-2 juta per ekor untuk betinanya.

Selain pokmas Pedes, kelompok lain yang menerima program adalah kelompok peternak Bima Sakti Dusun Silirbaru. Bima Sakti menerima bantuan tong (blong) untuk mengolah pakan kambing atau silase.

Program pemberdayaan ini menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD). Untuk pokmas Pedes mendapatkan alokasi anggaran DD sebesar Rp14 juta. Sedangkan Bima Sakti menerima alokasi anggaran sebesar Rp10 juta untuk pengadaan sebanyak 40 tong. (bay)