Minggu, 21 Apr 2024
MENU
Ramadan 2024

Perbaiki Lapangan, Warga Ringinagung Beroleh Bantuan Alat Berat


Hal ini cukup beralasan karena bagian lapangan tidak rata dan banyak lubang. Kondisi ini tentu malah membahayakan untuk latihan.


Sedulur, Pesanggaran - Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi terus berbenah. Berbagai infrastruktur, sarana, dan prasarana terus ditingkatkan untuk mendukung kemajuan desa. Salah satunya adalah lapangan Ringinagung.

Awalnya, warga merasa prihatin dengan kondisinya yang sudah rusak. Hanya sebagian yang bisa digunakan. Warga pun berupaya meminta bantuan berbagai pihak untuk membenahi lapangan tersebut.

Baca juga: TNI dan Polri Menanam Cemara di Pantai Pancer Bersama Masyarakat

"Para pemuda harus datang ke lapangan Pesanggaran atau Ringinsari untuk latihan sepak bola," kata Kepala Dusun Ringinagung, Agus Romadlon pada Rabu, 16 Juni 2021.


Baca Lainnya :

Hal ini cukup beralasan karena bagian lapangan tidak rata dan banyak lubang. Kondisi ini tentu malah membahayakan untuk latihan. Selama tidak dipakai, tempat ini menjadi lahan mencari rumput warga sekitar.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Gayung pun bersambut. Rencana perbaikan ini mendapatkan dukungan dari PT Bumi Suksesindo. Perusahaan mendatangkan alat berat berupa excavator untuk mempercepat pekerjaan. Sudah dua bulan alat berat ini diperbantukan untuk Desa Pesanggaran. 

Kepulan debu beterbangan diiringi suara mesin yang menderu-deru. Satu per satu gundukan dan lubang yang ada di tanah lapang itu mulai terlihat rata.

Baca juga: Donor Darah Puskesmas Pesanggaran Berhasil Himpun 63 Kantong

Kerukan tanah yang bercampur dengan rumput ditumpuk. Tumpukan tanah itu kemudian diangkut menggunakan dump truck ke luar lapangan. Masyarakat berswadaya untuk menyewa truk jungkit tersebut.

"Tanah itu diangkut untuk menguruk jalan di tengah sawah," kata kepala dusun yang pernah menjabat Ketua Ansor Kecamatan Pesanggaran itu.

Baca juga: Puskesmas Mulai Vaksin Warga Sumberagung

Menurut kepala dusun, jalan tengah sawah tersebut terlalu rendah. Jika musim hujan datang, air selalu merendamnya.

Siman, 65 tahun, salah satu warga yang tinggal di dekat lapangan sangat gembira dengan adanya perbaikan ini. "Bisa ramai kembali," ujarnya. (ala)