Kamis, 18 Jun 2026
MENU

Puluhan Siswa SD Sarongan Ikuti Perkemahan Sehari di Muara Mbaduk

Sedulur, Pesanggaran - Puluhan siswa SDN 1 Sarongan dan SDN 4 Sarongan mengikuti kegiatan perkemahan satu hari (persari) di kawasan wisata alam Muara Mbaduk, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Minggu,14 Juni 2026.

Dalam kegiatan ini, para siswa berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan menarik selama perkemahan. Acara diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. 

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk melantik anggota Pramuka Siaga dan Penggalang Ramu sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian serta kesiapan siswa dalam mengembangkan keterampilan kepramukaan.

Kepala SDN 4 Sarongan Eko Yuliati mengatakan bahwa kegiatan persari memiliki nilai penting dalam membangun karakter generasi muda.


Baca Lainnya :

"Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk mental yang tangguh, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta melatih kemandirian peserta didik. Melalui kegiatan kepramukaan, anak-anak belajar banyak hal yang tidak mereka dapatkan di dalam ruang kelas," ujarnya.

Menurutnya, pendidikan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pengalaman langsung agar siswa mampu mengembangkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sarongan Yudi Setyo C. mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarsiswa dan pembina.

"Kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial. Tidak hanya anak-anak yang belajar, tetapi para pembina juga turut mempererat hubungan kekeluargaan sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang positif dan menyenangkan," katanya.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian dalam perkemahan tersebut adalah pelepasan tukik atau anak penyu ke habitat alaminya. 

Menurut Yudi, pelepasan tukik menjadi sarana edukasi lingkungan yang memberikan pengalaman berharga kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dan ekosistem pesisir.

Dengan penuh antusias, para siswa melepaskan tukik ke laut. Di sisi lain, para pembina menjelaskan mengenai pentingnya konservasi penyu yang menjadi salah satu satwa yang perlu dilindungi.

"Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, melainkan juga melalui pengalaman nyata yang mampu membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ucap Yudi Setyo. (gil)