Minggu, 20 Sep 2026
MENU

Tekad Rasendrya, Dukungan Seni Budaya PT BSI

Anak-anak Rasendrya tampil di stan PT Bumi Suksesindo dalam Pesanggaran Expo 2026.

Sedulur, Pesanggaran “Saya akan mendampingi anak-anak dan akan terus memupuk mental juara, kepercayaan diri, dan keberanian mereka hingga mereka menjadi individu yang mampu berkompetisi dengan sehat,” ujar Rizka Widyana Kartika, pendiri sekaligus pelatih Sanggar Tari Rasendrya setelah menerima bantuan seperangkat sound system dari PT Bumi Suksesindo (BSI), Selasa, 11 Agustus 2026.

Rizka, panggilan akrabnya, terlihat berseri-seri. Begitu juga anak-anak didiknya yang sedang menunggunya. Dia terus mengulas senyum di bibirnya saat mencoba membunyikan sound system baru tersebut. Sesaat kemudian, suara alunan musik terdengar nyaring memenuhi pelataran rumahnya. Rizka lalu menginstruksikan anak-anak didiknya untuk berbaris membentuk formasi tari.

Sudah setahun berjalan Rizka menjalankan Sanggar Tari Rasendrya. Ia memfungsikan rumahnya di Dusun Ringinsari, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi sebagai kantor Rasendrya sekaligus tempat berlatih anak-anak didiknya. Di tempat inilah anak-anak itu berlatih tari tradisional hingga modern.

Perempuan 29 tahun itu mengaku hanya bermodal tekad dan keterampilan tari yang ia kuasai untuk mengelola Rasendrya. Oleh karena itu, sarana dan prasarana yang ia miliki masih sangat minim. Meskipun begitu, bertekad menjadikan Rasendrya sebagai ruang kreatifitas bagi generasi muda di Kecamatan Pesanggaran. Seiring berjalannya waktu, ia mengaku terus menjalin kerja sama dengan dengan berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta.


Baca Lainnya :

“Kami sangat senang atas bantuan yang diberikan oleh PT BSI berupa paket sound system sebagai media belajar anak-anak,” tuturnya.

Meskipun usia Rasendrya terbilang masih muda, aktivitas luar anak-anak didiknya sudah cukup padat. Dalam acara Pesanggaran Expo 2026 di lapangan Desa Sumbermulyo, Pesanggaran, mereka juga tampil di panggung hiburan stan PT BSI.

Rizka bersyukur karena antusiasme anak-anak dan orang tua mereka sangat tinggi terhadap budaya tradisional. Untuk mendukung penampilan tersebut, mereka rela mengeluarkan biaya untuk kostum dan riasan.

“Kita sangat menunggu jika ke depannya mendapat bantuan kostum tari agar orang tua tidak lagi mengeluarkan biaya pribadi untuk setiap acara pentas seni anak-anak,” ujarnya.

Meskipun demikian, anak-anak mengaku senang karena dengan adanya Rasendrya, mereka bisa berlatih beberapa jenis tarian, seperti disampaikan oleh Aqila. Ia menilai Rizka sebagai pelatih tari yang cukup sabar dan bersemangat. Hal itu yang membuatnya bersemangat juga untuk berlatih.

“Jika ada lomba juga tidak pernah dipilih. Jadi, siapa yang mau ikut, ya ikut saja. Jadi, kami tidak merasa dianaktirikan,” katanya sembari tersenyum malu.

Menurutnya, keberadaan sound system dari PT BSI sangat membantu anak-anak saat berlatih.

“Latihannya sekarang tambah ber-power,” katanya.

Untuk saat ini, Sanggar Tari Rasendrya memfokuskan melatih kelompok usia anak-anak. Bahkan, ada beberapa anak prasekolah yang menjadi murid Rasendrya.

Sementara itu, Community Development Officer PT BSI Bahtiar Majid bahwa bantuan sound system ini pada hakikatnya untuk mendukung pelestarian budaya dan kesenian, khususnya di Pesanggaran. Secara regulasi, pelestarian seni dan budaya merupakan salah satu sektor yang harus digarap oleh perusahaan tambang melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM). “Dengan adanya kontribusi PT BSI kepada Sanggar Tari Rasendrya, semoga generasi muda dalam melestarikan budaya lokal Banyuwangi tidak sampai punah, dan terus semangat mendedikasikan dirinya kepada masyarakat,” kata Majid. (sdl)