Selasa, 18 Jun 2024
MENU
Waisak 2024

Terbentuknya Desa Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi

Bagian depan Kantor Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Sedulur, Pesanggaran - Desa Sumberagung adalah sebuah desa di Kabupaten Banyuwangi yang terletak di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi bagian selatan. 

Secara geografis, Sumberagung terletak di kaki beberapa gunung yang mengelilinginya, yaitu Gunung Tumpang Pitu, Gunung Lompong, Gunung Bayur, dan Bukit Kapur (Gunung Gamping).

Berdasarkan catatan desa, sekitar tahun 1935, wilayah Banyuwangi selatan merupakan dataran rendah dan cekungan. Beberapa kelompok orang dari berbagai daerah di Pulau Jawa pada waktu itu datang dan membuka hutan untuk perkampungan dan lahan pertanian.


Baca Lainnya :

Tiap-tiap kampung disebut berdasarkan daerah asalnya atau agamanya, misalnya kelompok asal Jember disebut Jemberan; kelompok asal Yogyakarta disebut Kampung Jogja, dan kelompok penganut agama Kristen menamai perkampungannya dengan nama Kursusan.

Seiring berjalannya waktu, terbentuklah daerah pemukiman baru dengan nama yang bermacam-macam. Para ketua kelompok kemudian berkumpul dan bermusyawarah untuk memberi penyebutan pemukiman baru tersebut dengan sebuah nama yang tidak mengikat nama daerah asal mereka masing-masing.

Mereka akhirnya bersepakat untuk menamai pemukiman baru tersebut dengan nama “Sumberagung” yang berasal dari kata sumber yang berarti mata air dan agung yang berarti penuh/besar.

Pemberian nama tersebut bukan tanpa dasar. Di wilayah tersebut, yang merupakan dataran rendah dan cekungan serta berada di kaki gunung dan bukit, terdapat sumber air yang melimpah. Saat musim hujan selalu terjadi banjir.

Pemekaran Wilayah

Pada masa awal menjadi sebuah desa, Sumberagung terbagi menjadi 10 dusun, yaitu Dusun Krajan atau Mulyoasri, Tembakur, Rejoagung, Silirbaru, Pancer, Sungailembu, Sumberjambe, Sarongan, Kandangan, dan Sukamade.

Pada tahun 1966 di era kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Suselo, Desa Sumberagung dimekarkan menjadi dua wilayah: Sumberagung sebagai desa induk dan Desa Sarongan sebagai desa pemekaran.

Kemudian, pada tahun 1992 di era kepemimpinan Kades Sarkoni, muncul lagi pengajuan pecah desa: Sumberagung sebagai desa induk dan Sumbermulyo sebagai desa pecahan yang baru dan bertahan hingga saat ini.

Menurut Sekretaris Desa Sumberagung Sugeng, S.H., dengan luas wilayah 13.262 hektare saat ini, Sumberagung menjadi  salah satu desa terluas di Banyuwangi yang memiliki kekayaan alam yang tinggi.

“Hampir semua kekayaan alam dimiliki oleh Desa Sumberagung,” kata Sugeng.

Desa Sumberagung memiliki orbitasi atau jarak dari pusat pemerintahan kabupaten sepanjang 65 km. Secara administratif masuk wilayah Kecamatan Pesanggaran.

Batas geografis Desa Sumberagung: di sebelah utara, Sumberagung berbatasan dengan Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung; sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia; sebelah timur berbatasan dengan Desa Sumbermulyo dan Desa Pesanggaran; dan sebelah barat berbatasan dengan Desa Kandangan dan Desa Sarongan. (bay)