Senin, 17 Jun 2024
MENU
Waisak 2024

Ajak Saka Bhayangkara, Polsek Bagikan Takjil di Depan Markasnya


Para anggota Saka Bhayangkara tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Dalam kegiatan bagi takjil ini, mereka melibatkan 40 anggotanya untuk menyiapkan takjil. Takjil tersebut dibuat di empat rumah anggota untuk menghindari kerumunan.  


Sedulur, Pesanggaran - Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggaran, Banyuwangi mengajak anggota Saka Bhayangkara untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek, Selasa, 4 Mei 2021.

Waktu menunjukkan pukul 16.00 dan kebetulan cuaca tidak begitu panas. Awan tipis terlihat menggelayut di langit Sumberagung. Di Mapolsek, telah tersedia sebanyak 500 bungkus takjil untuk dibagikan.

Baca juga: BUMDes Gemah Ripah Bagikan Takjil Ramadan

Para anggota Saka Bhayangkara tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Dalam kegiatan bagi takjil ini, mereka melibatkan 40 anggotanya untuk menyiapkan takjil. Takjil tersebut dibuat di empat rumah anggota untuk menghindari kerumunan.


Baca Lainnya :

saka bhayangkara dan polsek 2
Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi, menyerahkan takjil kepada pengendara motor di depan Mapolsek Pesanggaran, Selasa, 4 Mei 2021.

Dalam waktu yang semakin mendekati saat berbuka puasa itu, anggota Polsek dan Saka Bhayangkari kemudian berjajar di pinggir jalan depan Mapolsek. Sesaat kemudian, mereka menghentikan para pemakai jalan yang melintas dan menyerahkan bungkusan takjil mereka.

Selain membagikan takjil, mereka juga gencar menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. "Sengaja kita libatkan adik-adik Saka Bhayangkara dalam kegiatan ini untuk memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan," kata Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi, M.Si.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Meskipun bulan Ramadan sudah hampir habis, Polsek baru bisa mengadakan kegiatan ini. Mengenai hal ini, Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Pesanggaran, Bripka Eko Nur Widodo, beralasan karena kegiatan Polsek begitu padat selama Ramadan.

Meskipun demikian, Widodo menganggap hal itu justru sebuah keuntungan. Pasalnya, 10 hari terakhir bulan Ramadan merupakan waktu yang istimewa untuk beramal. Di antara 10 hari tersebut terdapat malam istimewa yang dikenal dengan istilah lailatul qodar.

Baca juga: Masyarakat Lintas Agama Berbagi Takjil di Pesanggaran

"Pada malam itu, berkah Ramadan dan kesejahteraan akan datang sampai terbit fajar dan lebih mulia dari 1.000 bulan," katanya. 

Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh anggota Polsek untuk menegur para pengendara yang tidak menggunakan helm. Mereka juga memperingatkan agar tertib dalam berkendara.

"Jadilah pelopor yang baik dalam berkendara. Helm yang dipakai adalah untuk keselamatan saudara," kata Widodo. (bay)