Senin, 17 Jun 2024
MENU
Waisak 2024

Dulur Sehat BSI Ingatkan Bahaya Nikah Dini kepada Pelajar di Pesanggaran

Para siswa SMP PGRI 3 Pesanggaran mendengarkan pemaparan materi nikah dini dari Tim Dulur Sehat PT BSI, 19 Februari 2024.

Sedulur, Pesanggaran - Dalam rangka memberikan edukasi, pemahaman, serta motivasi kepada remaja tentang pernikahan, PT Bumi Suksesindo (BSI) melalui tim Dulur Sehat sosialisasikan pencegahan pernikahan dini di SMP PGRI 3 Pesanggaran, Senin, 19 Februari 2024.

Melalui forum ini, sebanyak 48 peserta didik SMP PGRI 3 Pesanggaran menerima materi seputar bahaya dan dampak pernikahan dini. Menurut Indra Oktavia dari Dulur Sehat, pernikahan dini bisa terjadi akibat dari pergaulan yang bebas sampai hamil di luar nikah, misalnya.


Secara medis, anak yang lahir dari pasangan yang belum umur sangat rentan terhadap masalah pertumbuhan (stunting). Masalah lain yang mungkin muncul adalah masalah ekonomi keluarga hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


Baca Lainnya :


Oleh karena itu, menurut Indra, sosialisasi tentang pencegahan pernikahan usia dini ini sangat penting. Agar para peserta didik cepat memahami materi, Indra memutarkan sebuah film edukasi sembari menjelaskan detailnya.


“Anak-anak zaman sekarang lebih cenderung besar rasa penasaran yang mengarah kepada seks bebas,” katanya di hadapan para peserta didik yang berkumpul di aula K.H. Hasyim Asy’ari SMP PGRI 3 Pesanggaran.


Indra mengaku senang karena para peserta begitu serius mendengarkan penjelasan materi-materi yang disampaikan oleh narasumber. Terlebih lagi, mereka sering kali melontarkan pertanyaan kepada narasumber.


"Kami harap dengan adanya sosialisasi dari PT Bumi Suksesindo ini bisa memberikan rambu-rambu tentang bahaya pernikahan dini kepada anak-anak agar angka pernikahan dini di Indonesia ini bisa menurun," ucap Indra.


Sementara itu, Kepala SMP PGRI 3 Pesanggaran Suwarso, S.Pd., S.H., M.H. mengucapkan terima kasih kepada Dulur Sehat dan PT BSI yang telah memberikan tambahan edukasi terhadap anak-anak didiknya.


"Sosialisasi ini memang sangat penting diketahui oleh anak-anak. Pasalnya, anak-anak ini masih dalam masa transisi untuk mencari jati dirinya. Dengan adanya sosialisasi ini kami sangat-sangat terbantu dalam memberikan edukasi kepada anak-anak," ujarnya.


Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan ditutup dengan kuis, pembagian hadiah dan makanan ringan. (gil)