Sedulur, Pesanggaran - Angin kencang yang melanda wilayah Banyuwangi selatan menyebabkan sejumlah dampak mulai dari pohon tumbang yang menutup akses jalan hingga naiknya air laut di kawasan pesisir, Kamis, 5 Maret 2026. Dari pantauan sedulur.co di lapangan, angin kencang mulai terjadi sejak pukul 05.00 WIB pagi dan masih berlangsung hingga malam hari. Dampaknya, beberapa pohon besar di wilayah Sungai Lembu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tepatnya di jalan arah Sarongan–Kandangan, roboh dan menutup akses jalan utama masyarakat. Kejadian tersebut juga menyebabkan aliran listrik dan jaringan wifi menuju wilayah Sarongan dan Kandangan padam sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Kepala Desa Sumberagung Vivin Agustin mengatakan, pihaknya bersama warga terus memantau kondisi di lapangan serta melakukan upaya pembersihan pohon yang tumbang agar akses jalan dapat segera kembali normal. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah karena angin kencang masih terjadi sejak pagi hari,” ujar Vivin. Sementara itu, Kepala Desa Kandangan Riyono dan Kepala Desa Sarongan Gunoto juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. “Kami menghimbau warga agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalan yang banyak pepohonan serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang,” imbaunya. Selain menyebabkan gangguan di jalur darat, cuaca buruk tersebut juga memicu naiknya air laut tinggi yang oleh masyarakat setempat biasa disebut labasan. Di kawasan Muara Mbaduk, air laut naik hingga merendam sejumlah bangunan warung milik warga yang berada di tepi pantai. Sementara itu, di Pantai Rajegwesi, para nelayan memilih mengamankan perahu mereka dengan menaikkannya ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan akibat gelombang dan air laut yang meningkat. Anggota Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Sarongan Agus Salim Afandi menjelaskan bahwa fenomena labasan memang kerap terjadi saat cuaca ekstrem dan angin kencang dari arah laut. “Sejak pagi kami memantau kondisi di pesisir,” kata Agus Salim. Ia juga mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang mungkin terjadi. Hingga sore hari, warga bersama perangkat desa dan relawan masih memantau serta menangani beberapa titik terdampak agar kondisi dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan kembali. Sebagai informasi tambahan bahwa pohon-pohon tumbang telah berhasil dievakuasi. “Saat ini, jalan sudah normal kembali dan listrik dan wifi untuk wilayah Sarongan dan Kandangan juga sudah normal kembali," ucapnya. (gil)Baca Lainnya :
