Sedulur, Pesanggaran - Di tengah keterbatasan, siswa kelas 6 SD Negeri 2 Sarongan yang terletak di Dusun Sukamade, Sarongan, Pesanggaran, Banyuwangi tetap menunjukkan semangat belajar luar biasa. Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan siswa pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) secara daring (online) bagi siswa akhir. Pasalnya, tidak semua wilayah Indonesia terjangkau jaringan internet yang bagus. Sukamade merupakan salah satu wilayah dengan jaringan internet terbatas. Meskipun demikian, para siswa tersebut tetap berusaha mengikuti uji coba (try out) TKA secara daring. Dalam pelaksanaan try out tersebut, para siswa itu harus naik ke dataran tinggi untuk mendapat sinyal yang bagus, menempuh perjalanan ke sejumlah titik yang memiliki akses jaringan lebih baik. Kepala SD Negeri 2 Sarongan Angga Setiawan menegaskan bahwa kegiatan try out tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi TKA yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Keterbatasan fasilitas bukanlah alasan untuk menyerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Meski berada di daerah terpencil, kami tetap berkomitmen memberikan yang terbaik bagi siswa. Salah satunya dengan tetap mengikutsertakan mereka dalam try out dari berbagai sumber,” ujarnya kepada sedulur.co, Kamis, 16 April 2026. “Karena sinyal di sekolah sangat terbatas, kami harus mencari tempat lain. Alhamdulillah, kegiatan try out tetap bisa terlaksana meskipun dengan berbagai kendala.” Angga menambahkan, try out memiliki peran penting dalam mengukur kesiapan siswa menghadapi ujian, sekaligus membangun kepercayaan diri dan mental mereka. “Tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga melatih kesiapan mental dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini sangat penting, terutama bagi sekolah di daerah dengan keterbatasan akses,” jelasnya. Perjalanan mencari sinyal ini cukup panjang. Mereka harus menempuh perjalanan hingga sekitar 5 kilometer menuju kawasan Pantai Sukamade yang sudah didukung jaringan internet berbasis satelit Starlink. “Biasanya kami berangkat bersama menggunakan sepeda motor karena jumlah siswa kelas 6 hanya 12 orang. Perjalanan ini juga sangat bergantung pada kondisi cuaca dan kualitas jaringan di lokasi tujuan,” ungkapnya. Pihak sekolah berharap pada pelaksanaan TKA (20–21 April 2026), kondisi jaringan internet dan pasokan listrik di Sukamade aman. “Mohon doa dan dukungan dari semua pihak,” kata Angga. (gil)Baca Lainnya :
