Selasa, 18 Jun 2024
MENU
Waisak 2024

Gelar Class Meeting, SMP PGRI 3 Pesanggaran Lombakan Permainan Tradisional


Untuk menambah semangat para siswa, sekolah juga memilih juara class meeting ini.


SUASANA SMP PGRI 3 Pesanggaran meriah hari itu, Selasa, 15 Juni 2021. Murid-murid berkumpul di halaman sambil meneriakkan yel-yel dukungan. Di hadapan mereka, sekelompok siswa saling adu tangkas dalam perlombaan antar kelas atau biasa disebut class meeting.

Ujian kenaikan kelas sudah usai. Untuk mengisi kekosongan pembelajaran, pihak sekolah menggelar class meeting ini. Dalam kegiatan ini, sekolah melombakan permainan-permainan tradisional, seperti gobak sodor, kasti, dan balap karung.

Baca juga: Siswa PKBM Lentera Hati Ikuti Ujian Modul

Bukan hanya permainan tradisional, sekolah juga menggelar lomba tata rias dan hafalan surat-surat pendek. Para siswa pun antusias mengikuti setiap lomba.


Baca Lainnya :

Memang, SMP PGRI 3 Pesanggaran menggelar class meeting secara rutin setiap tahun. Untuk kali ini, mereka segaja mengangkat tema kebudayaan tradisional dan agama.

Menurut Mohamad Nur Rofi'i, salah satu guru SMP PGRI, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan cinta terhadap kebudayaan dan permainan tradisional. "Karena saat ini yang saya rasakan anak-anak tersebut sudah lupa bahkan tidak tahu tentang apa itu kasti, balap karung, terutama gobak sodor," katanya beralasan.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Meskipun sebuah perlombaan itu penuh dengan nuansa persaingan, ada nilai-nilai yang dapat dipelajari oleh para siswa. Sebagian nilai-nilai tersebut adalah semangat kerja sama tim (team work) dan sportivitas.

Terlihat raut wajah ceria dari anak-anak yang mengikuti perlombaan gobak sodor. Mereka mengaku baru pertama kali memainkannya.

Baca juga: Senangnya Anak-anak TK Darul Falah Belajar di Balai Desa

Namun, mereka sudah pernah melihat permainan ini dari salah satu film kartun di salah satu TV swasta. "Ternyata asyik juga," kata salah seorang siswa, Bela Anindia Putri, sambil tertawa.

"Di sini kami semua menikmati perlombaan ini untuk bersenang-senang bukan untuk meraih hadiahnya." 

Untuk menambah semangat para siswa, sekolah juga memilih juara class meeting ini. Namun, hanya juara 1 dan 2 yang memperoleh hadiah.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP PGRI 3 Pesanggaran, Suwarso, S.H., M.H., mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi pembelajaran untuk anak-anak didiknya.

"Agar [anak-anak] tetap melestarikan budaya lokal dan jangan sampai permainan-permainan tersebut punah ataupun hilang," katanya. (gil)