Selasa, 16 Agustus 2022

Gus Miftah Mengaji di Pancer, Sampaikan Pesan-pesan Perdamaian

: :

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

Sedulur, Pesanggaran – K.H. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah menjadi penceramah pengajian akbar menyongsong 1 abad Nahdlatul Ulama (NU), Rabu, 22 Juni 2022.

Pengajian yang mengusung tema “Menebar Kedamaian” ini berlangsung di lapangan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Kedatangan Gus Miftah ini disambut antusias oleh masyarakat Pesanggaran dan sekitarnya. Buktinya, masyarakat sudah berduyun-duyun menuju lapangan selepas magrib. Tak ayal lapangan Pancer dipenuhi lautan manusia malam itu.

Di antara ribuan manusia tersebut, tampak puluhan anggota Pagar Nusa dan PSHT. Para pendekar ini berada di sekitar lokasi pengajian untuk membantu pengamanan.

Baca juga: Kesenian Janger Mengawali Rangkaian Bersih Desa Sumberagung

Selain itu, banyak tokoh yang menghadiri pengajian ini, antara lain Ketua PCNU Kabupaten Banyuwangi K.H. Ali Makki Zaini, Ketua Cabang Pengurus PSHT Banyuwangi dan Pagar Nusa, perwakilan manajemen PT Bumi Suksesindo, Forpimka Pesanggaran, Pemerintah Desa Sumberagung, dan Banom-Banom NU.

Sekitar pukul 21.30 WIB, Gus Miftah tiba di lokasi. Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta itu pun langsung naik panggung dengan diiringi tembang selawat.

“Malam ini, saya akan mengaji dan memberikan tips tentang bagaimana hidup supaya dirahmati oleh Allah,” katanya dalam ceramah.

Baca juga: Desa Sumberagung Gelar Bersih Desa hingga Ruwatan dengan Dukungan Banyak Pihak

Selanjutnya, Gus Miftah menekankan pentingnya menjalin kerukunan dan perdamaian. Dia beralasan bahwa hal tersebut merupakan salah satu syarat untuk keberhasilan pembangunan dalam suatu wilayah.

Manusia tidak bisa hidup sendirian. Ia harus bekerja sama dengan pihak lain dan berlaku baik kepada sesama.

“Jangan sampai mau diadu domba, karena pihak lain di luar sana yang akan mengambil keuntungannya,” ucap Gus Miftah.

Di sela-sela pesan moralnya, Gus Miftah tidak lupa menyisipkan banyolan-banyolan yang mampu memancing gelak tawa pengunjung.

Gus Miftah menambahkan lagi wejangan-wejanganya. Kali ini dia mengupas sisi spiritual. 

Baca juga: PMK Serang Sukamade, Warga Panik Sapinya-sapinya Ambruk

Menurutnya, kesungguhan manusia dalam mengejar dunia telah dijamin oleh Sang Maha Pencipta. Akan tetapi, kelalaian terhadap akhirat belum dijamin. Hal itu merupakan tanda-tanda bagi orang yang telah tertutup mata batinnya.

Maka dari itu, ia berpesan agar sebagai manusia tidak hanya terpaku dengan urusan keduniawian saja. Akan tetapi, harus dapat menyeimbangkan dengan urusan akhirat.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Pesanggaran Abdul Rohman mengaku lega karena acara pengajian akbar ini bisa terlaksana dengan lancar. Dalam pengajian ini, PAC Ansor Pesanggaran merupakan panitia penyelenggara.

“Atas nama panitia, kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang turut terlibat, membantu suksesnya pelaksanaan kegiatan,” kata Rohman.

Dia menambahkan bahwa pengajian akbar bersama Gus Mifrah ini terselenggara berkat dukungan dari PT Bumi Suksesindo, operator pertambangan mineral di wilayah setempat, anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Sebagai pelengkap, panitia juga menghadirkan beberapa artis, antara lain Syahiba Saufa, Dian Novita, dan Lili Samora. (bay)


TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

Santri Minhajussalikin Gelar Pawai Obor Mengingat Perjalanan dan Perjuangan Nabi

Yayasan Pondok Pesantren Minhajussalikin Kaligonggo, Ringinmulyo, Pesanggaran, Banyuwangi, memperingati malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah dengan menggelar pawai obor, Jumat, 29 Juli 2022.

Kirab Tumpeng Hasil Bumi, Cara PSHT Ranting Siliragung Peringati Tahun Baru Islam

Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Siliragung menggelar acara kirab dan tasyakuran peringatan malam Tahun Baru Islam (1 Muharam), Jumat, 29 Juli 2022. Masyarakat Jawa lebih mengenalnya dengan malam siji (satu) Suro. 

Baca Juga: