Sedulur, Pesanggaran - Proyek normalisasi Sungai Gonggo yang membentang dari Desa Sumberagung hingga Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi telah selesai dikerjakan pada Selasa, 5 Mei 2026. Proyek tersebut merupakan upaya serius Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menekan risiko banjir di wilayah selatan. Proyek ini adalah sebuah ikhtiar untuk meningkatkan kapasitas tampung air sungai, khususnya saat curah hujan tinggi yang selama ini kerap memicu banjir di kawasan tersebut. Pengerjaan normalisasi berlangsung di sejumlah titik krusial, termasuk di belakang SDN 4 Sumberagung. Teknis kegiatan meliputi pengerukan dasar sungai serta pelebaran sisi kanan dan kiri aliran guna memperlancar debit air dan mencegah terjadinya penyumbatan. Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi menyampaikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan telah selesai sesuai target. “Alhamdulillah, seluruh pengerjaan sudah rampung. Kami berharap normalisasi ini mampu mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap terjadi saat musim hujan,” ujarnya. Proyek ini sempat menghadapi kendala di lapangan, salah satunya penolakan dari pemilik lahan di wilayah Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran yang tidak mengizinkan lahannya dilintasi alat berat. Setelah melewati beberapa diskusi, hambatan tersebut berhasil diatasi sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Didik menambahkan, banjir memang menjadi persoalan rutin bagi warga. Pada akhir Desember lalu, luapan Sungai Gonggo sempat merendam sejumlah titik, termasuk area sekolah dan permukiman warga di sekitar SDN 4 Sumberagung. Oleh karena itu, langkah ini dinilai krusial untuk mengantisipasi luapan air saat hujan deras mengguyur kawasan Pesanggaran dan sekitarnya. “Dengan selesainya normalisasi ini, kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama saat intensitas hujan tinggi,” tambah Didik. Proyek ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas PU Pengairan Banyuwangi serta pihak swasta seperti PT Bumi Suksesindo yang turut membantu kelancaran proses normalisasi. Kondisi Sungai Gonggo, khususnya di bagian hilir, sebelumnya memang cukup memprihatinkan. Lebar sungai di beberapa titik hanya berkisar antara 4 hingga 5 meter sehingga rentan tersumbat, terutama ketika banyak sampah yang terbawa arus saat hujan deras. Dengan selesainya proyek ini, pemerintah berharap potensi banjir di wilayah Pesanggaran semakin berkurang. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai agar manfaat normalisasi dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan. (gil)Baca Lainnya :
