Minggu, 21 Apr 2024
MENU
Ramadan 2024

Pondok Pesantren Minhajussalikin Bangun Kantor Baru


Pondok pesantren menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membangun kantor ini. "Pembangunannya bertepatan dengan bulan Ramadan dan semua pekerja tetap puasa," imbuhnya. 


Sedulur, Pesanggaran - Puluhan santri dan masyarakat bergotong royong untuk membangun pondasi kantor Pondok Pesantren Minhajussalikin Ringinmulyo, Pesanggaran, Banyuwangi pada Selasa, 27 April 2021.

Kegiatan ini diawali dengan peletakan batu pertama oleh Pengasuh Pondok Pesantren, Kiai Agus Arwani, setelah tarawih. Setelah itu, para santri dan masyarakat melanjutkan mengisi lubang galian pondasi tersebut bersama-sama. 

Baca juga: Berkeliaran di Kebun Buah Naga, Seorang Pemuda Digelandang ke Polsek Siliragung

Lubang galian bakal pondasi kantor tersebut cukup dalam, lebih kurang 1 meter. Menurut Kepala Pembangunan Yayasan Pondok Pesantren Minhajussalikin, Nahrowi, pondasi tersebut bakal menopang bangunan kantor dua lantai. "Rancangan pondasi harus memenuhi standar," ujarnya. 


Baca Lainnya :

Peletakan batu pertama pembangunan kantor Pondok Pesantren Minhajussalikin Pesanggaran, Banyuwangi, Selasa, 27 April 2021.

Selama pembangunan, kantor yang lama tidak dibongkar. Keputusan ini sengaja diambil untuk mengurangi paparan sinar matahari terhadap pekerja di saat pembangunan pondasi. 

Pondok pesantren menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membangun kantor ini. "Pembangunannya bertepatan dengan bulan Ramadan dan semua pekerja tetap puasa," imbuhnya. 

Lanjut ke halaman berikutnya...

Dengan bantuan warga sekitar, para santri terlihat bersemangat mengisi lobang galian pondasi yang sudah dilengkapi dengan rancangan besi. Mereka mengangkut adonan semen dengan kereta dorong. Tidak mengherankan, pukul 22.30 semua lubang telah terisi adonan.

Saipul Bahri, masyarakat sekitar pondok yang mengikuti gotong royong, menuturkan bahwa sangat setuju dengan panitia perihal pemilihan waktu pada malam hari untuk pekerjaan ini. "Bila dilakukan siang hari, selain cuacanya panas, masyarakat juga banyak yang bekerja," kata bujang yang kesehariannya bekerja sebagai montir itu. (ala)