Rabu, 28 September 2022

Tumpukan Sampah Pasar Silirbaru Jadi Masalah

: :

Masyarakat Nelayan Pancer Gelar Kirab Sesaji Petik Laut

Masyarakat nelayan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi menggelar upacara tradisional petik laut, Senin, 26 September 2022. 

Mau Naik Kereta Api? Baca Syarat dan Ketentuannya

SEJAK mereformasi pelayanannya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil membuat perjalanan berkereta api semakin nyaman. Para penumpang kini bisa merasakan suasana gerbong yang bersih dan rapi.

Pesanggaran Gelar Banyuwangi Culture Week

Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi menggelar acara Banyuwangi Culture Every Week (BCE) di aula kantor Kecamatan Pesanggaran, Sabtu, 24 September 2022.

Sumberagung – Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran akhirnya dikirim ke TPA milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi, Minggu, 12 Juli 2020.

Beberapa hari terakhir, keberadaan sampah tersebut dikeluhkan oleh para pedagang pasar. Meskipun sampah yang ditumpuk oleh pengelola pasar sudah terwadahi kantong plastik, aroma tak sedap masih dapat tercium.  

Akibatnya, pembeli merasa tidak nyaman dan pedagang pun merugi. “Baunya sangat mengganggu. Bahkan ada beberapa pembeli yang berbalik arah karena tidak tahan dengan baunya,” kata Lilik, salah satu pedagang yang lapaknya bersebelahan dengan tempat penumpukan sampah.

Sebenarnya, pihak pengelola pasar memiliki dana untuk mengelola sampah pasar ini. Menurut Ketua Pengurus Pasar, Khoirul Anam, dana tersebut diperoleh dari iuran para pedagang.

“Setiap pedagang membayar iuran Rp 1.500/hari. Dari iuran tersebut, yang Rp 500 untuk penanganan sampah,” kata Anam.

Kendalanya, lanjut Anam, Pasar Silirbaru tidak memiliki tempat khusus penampungan sampah sementara, sehingga terpaksa ditumpuk di dekat para pedagang berjualan selama menunggu pengiriman ke TPA. Padahal, sampah yang dihasilkan pasar ini tidak kurang dari 50 kg per harinya.

Seorang petugas menaikkan sampah dari Pasar Silirbaru yang dibungkus kantong plastik ke atas mobil pengangkut sampah. (foto: ali)

Selain itu, dana yang terkumpul tidak cukup untuk membiayai pengiriman sampah ke TPA setiap hari. “TPA berjarak 50 km dari sini,” kata Anam.

Lanjut ke halaman berikutnya…

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Masyarakat Nelayan Pancer Gelar Kirab Sesaji Petik Laut

Masyarakat nelayan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi menggelar upacara tradisional petik laut, Senin, 26 September 2022. 

Mau Naik Kereta Api? Baca Syarat dan Ketentuannya

SEJAK mereformasi pelayanannya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil membuat perjalanan berkereta api semakin nyaman. Para penumpang kini bisa merasakan suasana gerbong yang bersih dan rapi.

Pesanggaran Gelar Banyuwangi Culture Week

Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi menggelar acara Banyuwangi Culture Every Week (BCE) di aula kantor Kecamatan Pesanggaran, Sabtu, 24 September 2022.

Program Bedah Rumah Merdeka di Pancer Telah Selesai Lima

Lima dari tujuh rumah telah selesai dibangun di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi melalui program bedah rumah PT Merdeka Copper Gold Tbk, Jumat, 24 September 2022.

Muncul Spanduk di Beberapa Titik, Camat Pesanggaran Peringatkan Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

Camat Pesanggaran, R Agus Mulyono, S.A.P., M.Si., mengingatkan warga Pesanggaran untuk tidak mudah terprovokasi menyusul munculnya spanduk tolak tambang yang mengatasnamakan sesepuh Pagar Nusa (PN) dan warga Nahdlatul Ulama (NU) kultural Banyuwangi, Senin, 19 September 2022.

Baca Juga: