Kamis, 25 Jun 2026
MENU

Warga Seneporejo Temukan Mayat Mengambang di Sungai

Sedulur, Siliragung - Warga Dusun Krajan, Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi menemukan sosok mayat pria tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Curah Gulung, Sabtu sore, 20 Juni 2026. 

Waktu itu, lelaki bernama Bonari, 60 tahun, tersebut sedang melintas di sekitar sungai sekitar pukul empat sore. Lalu, ia melihat benda mencurigakan yang mengapung di aliran air. Karena penasaran, Bonari mendekatinya. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa benda tersebut adalah tubuh manusia.

"Saya awalnya mengira itu hanya batang kayu atau tumpukan sampah yang terbawa arus sungai,” ujar Bonari.

Sesaat kemudian, dia pun segera melaporkan apa yang dia lihat kepada petugas keamanan perkebunan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Siliragung.


Baca Lainnya :

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Siliragung AKP Heru Slamet Hariyanto bersama anggotanya langsung menuju ke lokasi kejadian. Setelah memeriksa kondisi mayat, pihak kepolisian menjelaskan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan kaos hitam polos dan celana pendek hitam, serta berambut pendek.

Polsek Siliragung kemudian mengevakuasi mayat tersebut. Proses evakuasi juga melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Siliragung, petugas keamanan perkebunan, serta unsur TNI.

Petugas kesehatan kemudian memeriksa kondisi mayat tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Namun, petugas menemukan darah yang keluar dari telinga dan mulut korban. Kondisi tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.

AKP Heru Slamet Hariyanto mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan berbagai informasi yang dapat membantu proses identifikasi korban.

"Dugaan awal, korban meninggal dunia akibat tenggelam. Namun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dan proses identifikasi," jelasnya. 

Hingga berita ini ditulis, identitas korban masih belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen atau tanda pengenal pada tubuhnya. 

Untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut, kepolisian kemudian membawa mayat ke RSUD Blambangan Banyuwangi. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait ciri-ciri korban agar segera menghubungi Polsek Siliragung atau Polresta Banyuwangi guna membantu proses identifikasi. (gil)