Senin, 17 Jun 2024
MENU
Waisak 2024

BPBD Banyuwangi Gladi Simulasi Tsunami di Lapangan Sumbermulyo

Sedulur, Pesanggaran - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur melakukan simulasi bencana tsunami di lapangan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi selama dua hari, Selasa-Rabu, 22-23 Agustus 2023.

Kegiatan ini diikuti oleh warga dari wilayah Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung. Tiap-tiap desa mengirimkan 20 orang peserta. Para relawan kebencanaan, Forpimka, dan pejabat dari berbagai instansi pemerintah di Kecamatan Pesanggaran juga terlihat hadir mengikuti kegiatan.

Menurut Kalaksa BPBD Kab Banyuwangi Danang Hartanto gladi simulasi bencana bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan unsur komando penanganan darurat bencana tsunami agar dapat memaksimalkan peran tiap-tiap bagian sehingga apabila terjadi bencana bisa terkoordinasi dan meminimalisir adanya korban jiwa.

Ucapnya, Banyuwangi memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Namun, potensi bencana juga sangat besar, seperti keberadaan Gunung Raung yang sewaktu-waktu bisa meletus.


Baca Lainnya :

"Untuk itu kita sebagai unsur penanggulangan bencana harus siap setiap saat," kata Danang.

Selain itu, ancaman bencana tsunami merupakan potensi yang bisa mengancam masyarakat pesisir sebab pernah terjadi pada tahun 1994 di Dusun Pancer, Desa Sumberagung dan banyak menelan korban jiwa.

"Dengan menggelar kegiatan simulasi diharapkan semua unsur atau instansi serta warga masyarakat selalu siap dan paham dengan apa yang harus dilakukan bila bencana terjadi," ucapnya.

Menambah keterangan Danang, Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banyuwangi Anas Misbahul Munir mengungkapkan bahwa Kecamatan Pesanggaran termasuk wilayah yang rawan bencana. 

Sebagaimana dipublikasikan oleh BPBD, wilayah laut selatan berpotensi mengalami bencana tsunami dan gempa dengan kekuatan 8,5 Skala Richter. Kawasan yang bisa terdampak, antara lain Kecamatan Pesanggaran, Siliragung, Purwoharjo, dan Tegaldlimo.

"Fokus sosialisasi sementara ini di Pesanggaran dan Siliragung," kata Anas.

Tidak hanya tsunami, ancaman bencana yang lain yang dapat terjadi di wilayah Pesanggaran, antara lain banjir dan tanah longsor. (bay)