Jumat, 24 Mei 2024
MENU
Waisak 2024

Ditpamobvit Jatim Bagikan Beras kepada Warga Sekitar Obvitnas di Pesanggaran

Sedulur, Pesanggaran - Direktorat Pengamanan Objek Vital Nasional (Ditpamobvit) Kepolisian Daerah Jawa Timur memberi bantuan beras kepada masyarakat sekitar operasi objek vital nasional (obvitnas) Tujuh Bukit Operations PT Bumi Suksesindo (BSI), Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Selasa, 26 Maret 2024.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di pendopo balai Desa Sumberagung oleh Pakor Pamsus Polda Jatim AKP Heri Purnomo bersama Kapolsek Pesanggaran Iptu Lita Kurniawan.


"Program ini Insyaallah akan berkelanjutan dan bergantian," kata AKP Heri Purnomo.


Baca Lainnya :


Jumlah penerima bantuan sebanyak 400 orang berasal dari empat dusun di Sumberagung, yaitu Silirbaru, Pancer, Rejoagung, dan Sungailembu. 


Setiap penerima memperoleh beras 5 kilogram merk Menik-menik yang diproduksi oleh CV Gembira Banyuwangi.


Dalam sambutannya, Heri Purnomo menyampaikan bahwa bantuan beras yang diberikan merupakan program Ditpamobvit Polda Jatim untuk masyarakat yang sudah berjalan di sejumlah daerah.


Di wilayah Kecamatan Pesanggaran bantuan pertama kali diberikan bagi masyarakat Desa Sumberagung, khususnya yang tinggal di sekitar wilayah operasi pertambangan Tujuh Bukit.


AKP Heri Purnomo menegaskan bahwa keberadaan aparat kepolisian di wilayah ini adalah untuk pengamanan objek vital nasional bukan untuk pengamanan PT Bumi Suksesindo. 


Terangnya, pertambangan emas Tujuh Bukit Operations merupakan proyek strategis nasional milik pemerintah yang pengelolaanya diserahkan kepada PT BSI sebagai operatornya.


"Jadi, PT BSI yang mengerjakannya dengan mendapatkan persentase bagi hasil," kata Heri.


Lebih lanjut, hasil dari kegiatan pertambangan sebagian pemanfaatannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat, perbaikan dan pembangunan infrastruktur, seperti jalan raya.


"Dan ini sebagai perwujudan dari Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945 yang berbunyi: Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat," jelasnya.


Sementara itu, Kapolsek Pesanggaran Iptu Lita Kurniawan pada kesempatan tersebut mengajak semua pihak agar sepakat menjadikan Pesanggaran, khususnya Sumberagung, sebagai daerah yang senantiasa aman. Dengan terciptanya keamanan, roda pemerintahan dan perekonomian akan berjalan baik.


Tugas polisi, menurut penjelasannya, ada tiga, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, serta melakukan penegakan hukum.


"Keamanan itu merupakan sebuah kesepakatan. Jika kita semua sepakat maka  terciptalah keamanan," kata Lita Kurniawan.


Untuk menciptakan keamanan, menurutnya, pihak kepolisian tidak akan bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal apabila tidak ada kesepakatan terlebih dahulu dari kita semua.


"Semoga bantuan yang diberikan bisa diterima dan bisa membawa keberkahan bagi kita semua," ucapnya. (bay)