Sedulur, Pesanggaran - Menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, SMP PGRI 3 Pesanggaran, Banyuwangi menggelar simulasi tes bagi 45 siswanya selama dua hari, 25-26 Februari 2026. Dalam simulasi ini, para siswa mengerjakan dua tipe soal utama, yakni literasi dan numerasi. Kepala SMP PGRI 3 Pesanggaran Suwarso menjelaskan bahwa simulasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan akademik siswa sekaligus membiasakan mereka dengan pola dan karakter soal TKA. “Simulasi ini sangat penting untuk melatih mental dan kesiapan siswa. Dengan adanya latihan literasi dan numerasi, kami berharap anak-anak lebih percaya diri dan mampu memahami pola soal yang akan dihadapi dalam Tes Kemampuan Akademik 2026,” ujar Suwarso. Ia menambahkan, hasil simulasi ini juga akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah untuk memetakan kemampuan siswa dan menentukan strategi pembelajaran lanjutan yang lebih efektif. Menurutnya, literasi tidak hanya menguji kemampuan membaca dan memahami teks, tetapi juga menganalisis serta menarik kesimpulan secara kritis. Sementara itu, numerasi menekankan pada kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan penerapan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya simulasi ini, pihak sekolah berharap para siswa semakin siap, baik secara akademik maupun mental, dalam menghadapi TKA 2026. "Pihak sekolah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan penguatan materi menjelang pelaksanaan TKA agar nantinya anak-anak bisa memperoleh nilai yang baik dan tinggi," tambahnya.Perlu diketahui bahwa TKA 2026 adalah asesmen atau ujian yang dirancang untuk mengukur kemampuan akademik siswa, khususnya pada jenjang SD, SMP, dan SMA, terutama kelas akhir, seperti kelas 6, 9, dan 12. (gil)Baca Lainnya :
