Jumat, 24 Mei 2024
MENU
Waisak 2024

Mengintip Sate Bekicot Buatan Febe

BEKICOT atau siput darat pemakan daun-daunan dan batang muda, banyak hidup di daerah perkebunan, ternyata bisa dimasak menjadi sate. Tidak sedikit orang yang menyukai makanan olahan dari spesies moluska ini. Seperti mereka yang tinggal di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran.

Febe Kristiani, warga Kalibuyuk, Dusun Karajan bisa memanfaatkan dengan baik kesukaan orang kepada bekicot. Sudah dua tahun, dia membuat sate bekicot dan makanan berbahan bekicot lainnya.

Baca juga: Martabak Sasa di Patung Pahlawan

“Suami saya bekerja di perkebunan [PTPN XII]. Untuk menambah penghasilan, saya berinisiatif membuat olahan bekicot ini karena saya melihat banyak sekali bekicot di sekitaran rumah saya,” ujarnya.


Baca Lainnya :

sate bekicot 1
Keripik bekicot, salah satu varian produk Febe Kristiani.

Di awal usaha, Febe hanya menitipkan sate buatannya ke warung terdekat sekitar rumahnya dalam jumlah sedikit. Karena rasa sate buatannya enak, masyarakat menerima dengan baik produk olahannya tersebut. Febe pun mengembangkan usahanya dengan melayani pesanan daring (online) sekaligus pengantarannya.

Hasilnya, pasar sate bekicot buatannya semakin luas. Febe memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah varian produk olahannya. Selain sate, dia juga membuat keripik, tumis, dan bubur. “Semuanya dari bekicot,” katanya.

Lanjut ke halaman berikutnya…

Menurut Febe, sekarang dia bisa mengolah 30 kilogram bekicot setiap hari, terkadang bisa lebih. Untuk bekicot, sudah ada orang yang rutin memasok. Dari tangan pemasok, ia membeli seharga Rp3.000 per kilogram. “Setelah diolah, dari 30 kilogram bekicot bisa menjadi 700 tusuk sate,” tuturnya.

Dalam sehari, Febe bisa menjual 700 tusuk sate dengan harga Rp1.000 per tusuk dan mendapat untung Rp100 ribu. “Terkadang bisa lebih,” katanya.

Baca juga: Gula Jawa Masih Eksis di Sarongan

Melimpahnya bekicot membuat Febe masih bisa berproduksi hingga hari ini. Meskipun begitu, jika musim kemarau panjang, dirinya sempat kesulitan mendapat bekicot. Jika seperti ini, ia memilih menghentikan produksinya. Dia bersyukur, tahun ini, walaupun pandemi, dia tidak pernah sampai libur.

Proses pembuatan olahan bekicot cukup lama karena harus melalui beberapa tahapan. Pertama, bekicot direbus bersama cangkangnya kemudian baru dilepas dan diambil dagingnya. Setelah dibersihkan, daging bekicot lalu ditumis dan ditusuk sekira sudah dingin. Proses terakhir adalah mengguyurnya dengan bumbu cabai saus kacang. (gil)