Minggu, 14 Agustus 2022

Mitos Gerhana Bulan Menurut Warga Rajegwesi

: :

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

Mitos unik seputar gerhana bulan tersebut, menurut Mbah Katini, diwariskan secara turun-temurun oleh para sesepuh sebelumnya.


MASYARAKAT Rajegwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, berkumpul di pinggir pesisir pantai Rajegwesi demi menyaksikan gerhana bulan, Rabu, 26 Mei 2021.

Sebagian warga yang enggan ke pantai, mereka cukup keluar rumah menyaksikan fenomena alam ini dari halaman rumah masing-masing. “Saya baru kali pertama ini menyaksikan fenomena alam gerhana bulan ini. Jadi ingin tahu,” ujar Sulastri, warga Rajegwesi. 

Baca juga: Idul Fitri, Silaturahmi, dan Ketupat

Dilansir dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Banyuwangi, fenomena gerhana bulan tahun ini adalah gerhana bulan paling lama, yaitu terjadi sekitar pukul 18.09 WIB dan puncaknya pada pukul 18.21 WIB. 

Mengenai hal ini, Mbah Katini, 75 tahun, warga Rajegwesi, menceritakan mengenai mitos yang berkembang pada zaman dahulu saat gerhana terjadi. Menurutnya, hal itu terjadi karena ada raksasa atau buto dalam istilah Jawa, yang memakan bulan/matahari.  

Pada masa mudanya, apabila terjadi fenomena alam ini, masyarakat akan beramai-ramai memukul lesung, panci, dan peralatan dapur lainnya. Keramaian yang dibuat tersebut bertujuan untuk mengusir raksasa penyebab gerhana. 

Lanjut ke halaman berikutnya…

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

Santri Minhajussalikin Gelar Pawai Obor Mengingat Perjalanan dan Perjuangan Nabi

Yayasan Pondok Pesantren Minhajussalikin Kaligonggo, Ringinmulyo, Pesanggaran, Banyuwangi, memperingati malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah dengan menggelar pawai obor, Jumat, 29 Juli 2022.

Kirab Tumpeng Hasil Bumi, Cara PSHT Ranting Siliragung Peringati Tahun Baru Islam

Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Siliragung menggelar acara kirab dan tasyakuran peringatan malam Tahun Baru Islam (1 Muharam), Jumat, 29 Juli 2022. Masyarakat Jawa lebih mengenalnya dengan malam siji (satu) Suro. 

Baca Juga: