Jumat, 24 Mei 2024
MENU
Waisak 2024

Musrenbangcam Pesanggaran Bahas Turunnya PIK

Sedulur, Pesanggaran - Pemerintah Kecamatan Pesanggaran menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di aula kecamatan, Kamis, 28 Januari 2021. 

Di waktu bersamaan, acara ini juga berlangsung di kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyambungkan keseluruhan Musrenbangcam ini melalui jaringan telekonferensi.

Baca juga: FPRB Sarongan Terima Penghargaan dari BNPB

Menurut Kepala Desa Sumbermulyo, Subali, sebelum acara ini sudah ada pra-Musrenbangcam yang membahas usulan-usulan program prioritas. "Jadi kegiatan [Musrenbangcam] ini untuk melengkapinya dan menambah informasi," katanya.


Baca Lainnya :

Pukul delapan pagi, para undangan sudah memenuhi aula Kecamatan Pesanggaran. Di antara peserta musyawarah, tampak empat kepala desa--Kepala Desa Sarongan berhalangan hadir, BPD, Tim Penggerak PKK, LPMD, tokoh masyarakat, HIPPAM, TKSK, kelompok tani, dan perwakilan Managemen PT Bumi Suksesindo dan PTPN XII Sungailembu.

Selain itu, unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Pesanggaran dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Patemo, juga menghadiri Musrenbangcam ini.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Dalam kesempatan ini, para kepala desa mengusulkan agar dana golden share dapat segera dimanfaatkan. Dan mereka meminta agar Pesanggaran mendapat porsi lebih besar daripada kecamatan lain karena Bumi Suksesindo berada di wilayah Pesanggaran.

Namun, Pemkab belum menyetujui permintaan tersebut. Mereka beralasan akan ada pembahasan tersendiri mengenai dana tersebut agar pembagiannya bisa adil dan dapat bermanfaat untuk masyarakat Banyuwangi secara umum.

Baca juga: Pesanggaran Terima Vaksin Sinovac dari Dinkes Banyuwangi

"Kita sebagai anggota DPRD Kabupaten akan mendorong percepatan pencairannya dan pemanfaatannya,” kata Patemo, anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan.

Selain itu, melalui forum ini juga muncul informasi bahwa Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) Pesanggaran dalam APBD Kabupaten Banyuwangi menurun pada tahun ini. Pada tahun 2020 besaran PIK adalah Rp4.324.729.750, sedangkan tahun ini menjadi Rp3.240.000.000.

Pembagian penggunaan dana tersebut adalah 15 persen untuk program kecamatan dan 85 persen untuk desa. Dana tersebut untuk mewujudkan empat sasaran program pembangunan, yaitu bidang pendidikan sebesar 22 persen atau Rp605.880.000; bidang pertanian dan kesehatan mendapatkan anggaran 13 persen atau Rp358.020.000 masing-masing.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Selanjutnya, bidang perikanan memperoleh jatah dua persen atau Rp55.080.000. Sementara itu, bidang infrastruktur mendapatkan porsi anggaran paling besar, yaitu Rp1.239.300. Sedangkan sisanya sebesar Rp137.700.000 untuk kegiatan gabungan.

Kecilnya PIK di tahun 2021 ini tentunya akan berimbas pada realisasi usulan program di Pesanggaran. Pasalnya, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan dana usulan program-program se-kecamatan. Artinya, dana hanya mampu membiayai sebagian program prioritas.

Baca juga: Operasi Yustisi di Sarongan Bidik Mereka yang Tidak Bermasker

Sebagai contoh usulan di bidang pendidikan dari masing-masing desa se-Kecamatan Pesanggaran sebesar Rp1.929.793.300. Sedangkan dana dari anggaran PIK hanya tersedia sebesar Rp605.880.000. 

Untuk usulan bidang kesehatan sebesar Rp1.041.031.370. Namun, ketersediaan anggaran hanya sebesar Rp358.020.000. Kekurangan ini juga berlaku untuk bidang yang lain, seperti pertanian, perikanan, infrastruktur, dan lain-lain. (bay)