Sedulur, Jakarta – Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan PT Bumi Suksesindo (BSI) meraih penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Program Rumah Pintar dinyatakan sebagai program pendidikan nonformal yang inklusif.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam acara Apresiasi Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan
Masyarakat (PPM) Badan Usaha Pertambangan Mineral Tahun 2026 di Jakarta
International Expo, Selasa, 3 November 2026.
Site Director sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) PT
BSI, Roelly Fransza, menyatakan bahwa realisasi program PPM anak perusahaan PT
Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah memasuki tahun kesembilan. Program PPM
dilaksanakan oleh divisi Community Development and Empowerment di bawah
Departemen Compliance and Community Development (CNCD).
“Kami start program PPM pada 2018. Hingga 2025,
kami telah mengeluarkan anggaran 300 miliar rupiah lebih [$17,7 juta] untuk
merealisasikan program-program PPM,” ujarnya di sela acara penghargaan.
Baca Lainnya :
Mengenai Rumah Pintar, Roelly Fransza menyebut bahwa
lembaga ini melayani pelatihan bagi masyarakat ragam usia yang tinggal di
sekitar tambang. Ragam pelatihan yang tersedia di Rumah Pintar, antara lain
kursus komputer, Bahasa Inggris, dan Matematika untuk anak-anak sekolah,
pelatihan pemasaran berbasis daring (online) untuk remaja dan pemuda,
serta pelatihan produk olahan untuk ibu-ibu dan bapak-bapak.
Sebelumnya, Kementerian ESDM menurunkan tim untuk
menilai kelayakan program Rumah Pintar tersebut. Tim penilai terdiri atas
perwakilan ESDM dan akademisi dari Universitas Brawijaya dan Universitas
Indonesia. Penilaian meliputi seleksi administrasi, seleksi wawancara, dan
verifikasi lapangan sepanjang Juli—September 2026.
“Program kami di Rumah Pintar cukup beragam dan
terbuka, meskipun ada kuota. Alhamdulillah, program kami dinilai
inklusif karena melibatkan masyarakat lintas usia. Selain itu, materinya juga
dinilai baik untuk peningkatan kapasitas masyarakat,” tuturnya.
Selain Rumah Pintar, masih banyak program PPM yang
telah direalisasikan, Roelly Fransza menambahkan. Program-program tersebut
berfokus pada delapan pilar kehidupan masyarakat sesuai dengan amanat
Undang-Undang Minerba, yaitu pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil
atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, lingkungan, kelembagaan
komunitas, dan infrastruktur penunjang PPM.
Menurutnya, program PPM bisa menjadi pintu komunikasi
perusahaan dengan masyarakat sekitar untuk membina hubungan yang harmonis. Keterlibatan
masyarakat melalui hubungan baik ini merupakan salah satu pilar penting dalam
pengelolaan tambang yang berpedoman pada kaidah teknik pertambangan yang baik (good
mining practices—GMP).
“Ekspektasi kami, keberadaan PT BSI bisa berdampak
positif bagi sosial dan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Cakupan wilayah penerima program PPM PT Bumi
Suksesindo meliputi lima desa di wilayah Kecamatan Pesanggaran, yaitu Sumberagung,
Sumbermulyo, Pesanggaran, Kandangan, dan Sarongan. Selain itu, PT BSI juga
merealisasikan program PPM di desa-desa yang selama ini menjadi jalur logistik
perusahaan, yaitu Buluagung, Siliragung, Kesilir, Barurejo, Seneporejo,
Temurejo, Bangorejo, Sukorejo, Ringintelu, Kebondalem, Sambimulyo, dan
Sambirejo.
Di desa-desa tersebut, berbagai program PPM telah
terwujud, antara lain beasiswa S-1 dan D-4, pembangunan atau perbaikan gedung
sekolah, pembangunan atau perbaikan jalan desa, pembinaan usaha kecil
masyarakat, hingga bantuan untuk pengembangan dan pelestarian budaya lokal.
Hal yang tidak kalah penting untuk memastikan hubungan
harmonis tersebut, imbuh Roelly Fransza, PT BSI selalu melibatkan para pemangku
kepentingan setempat dalam pelaksanaan PPM. Ia menyebut mereka adalah kunci
kesuksesan program PPM.
“Kami berharap dampak program PPM bisa berkelanjutan,
tetap lestari meskipun PT BSI tidak lagi beroperasi,” ujarnya.
Tahun ini, Kementerian ESDM memberikan penghargaan PPM kepada 15 perusahaan se-Indonesia. Selain PT BSI, perusahaan Merdeka Group lainnya yang memperoleh penghargaan PPM ini adalah PT Sulawesi Cahaya Mineral untuk programnya penguatan kelembagaan desa untuk keberlanjutan rantai pasok. (sdl)
