Selasa, 18 Jun 2024
MENU
Waisak 2024

Perusahaan Tambang Emas Banyuwangi Menandatangani Perjanjian dengan PLN Jatim

Dari kiri: Agus Kuswardoyo, General Manager PLN Jatim dan Riyadi Effendy, Direktur PT Bumi Suksesindo.


Sedulur, Jakarta - PT Bumi Suksesindo (BSI), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA), menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Jawa Timur (PLN Jatim) di kantor pusat PT PLN (Persero), Jakarta pada Senin, 11 September 2023.

Berdasarkan perjanjian tersebut, PLN akan menyediakan tenaga listrik guna memenuhi kebutuhan Proyek Tembaga Tujuh Bukit yang dikelola BSI di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Proyek Tembaga Tujuh Bukit merupakan satu dari beberapa
proyek kelas dunia yang tengah dikembangkan Grup Merdeka. Menurut Direktur BSI Riyadi Effendy, kegiatan pertambangan yang diperkirakan dapat meningkatkan produksi tembaga Indonesia sebesar 10 hingga 15 persen ini membutuhkan suplai listrik yang besar dan dapat diandalkan.


Baca Lainnya :

Baca juga: Tutup Rangkaian HLH 2023, BSI Gelar Transplantasi Terumbu Karang di GWD

“Proyek Tembaga Tujuh Bukit ini merupakan proyek tambang berumur panjang, sekitar 30-40 tahun," ujar Teddy, demikian panggilan akrabnya, dalam rilis yang diterima sedulur.co.

Masih dalam rilis resmi, pihak BSI mengeklaim bahwa penandatanganan PJBTL ini merupakan momen penting dalam menjamin ketersediaan listrik bagi proyek yang diproyeksikan menjadi salah satu tambang tembaga terbesar di Indonesia tersebut.

Sejak 2018, Grup Merdeka telah melakukan investasi signifikan untuk mengembangkan proyek ini. Investasi tersebut mencakup eksplorasi bawah tanah sepanjang 1.890 meter, pengeboran penentu sumber daya, pemodelan geologi, dan studi teknis yang saat ini sedang berlangsung.

Nantinya, PLN Jatim akan menyalurkan tenaga listrik bertegangan tinggi pada BSI secara bertahap mulai 2026 sampai dengan total daya tersambung sebesar 280 MVA (Mega Volt Ampere) dalam kurun 23 tahun. Untuk itu, PLN akan membangun jalur transmisi 150 KV atau Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) sepanjang 37 kilometer dari Gardu Induk PLN di Genteng sampai lokasi proyek ini.

Baca juga: BPBD Banyuwangi Gladi Simulasi Tsunami di Lapangan Sumbermulyo

“PLN Jatim siap mendukung kebutuhan listrik operasi tambang BSI yang merupakan pelanggan terbesar PLN di Jawa Timur. Selain itu, pembangunan jaringan untuk menyuplai listrik Proyek Tembaga Tujuh Bukit juga akan menambah pasokan kebutuhan listrik masyarakat di Banyuwangi Selatan,” ujar Agus Kuswardoyo, General Manager PLN Jatim.

“PLN selalu siap mendukung pengembangan industri strategis seperti Proyek Tembaga Tujuh Bukit yang tentu akan menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi,” ujar Edi Srimulyanti, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), menambahkan.

Kedua belah pihak menyambut baik kerja sama yang akan memastikan pasokan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan untuk Proyek Tembaga Tujuh Bukit yang diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan industri pertambangan di Indonesia ini. (sdl)