Sedulur, Pesanggaran - Puluhan pelaku usaha kecil di Pesanggaran, Banyuwangi mengikuti pelatihan teknik pemasaran berbasis digital yang diselenggarakan oleh waruung.com, sebuah komunitas bisnis binaan PT Bumi Suksesindo (BSI), 23-24 September 2026.
Pelatihan bertajuk
“Optimalisasi Sosial Media Organik dan Konten Marketing untuk UMKM Pemula” ini
berlangsung di fasilitas kursus gratis milik PT BSI, Rumah Pintar, Silirbaru,
Sumberagung, Pesanggaran.
Peserta pelatihan
ini merupakan pebisnis rintisan atau hanya pemilik gagasan bisnis yang berasal dari wilayah Pesanggaran dan sekitarnya.
Untuk mengisi
materi tersebut, waruung.com menghadirkan Beny Irwanto, S.T.P., seorang
wirausahawan asal Banyuwangi. Dalam materinya, content marketing specialist
tersebut memaparkan seluk beluk digital marketing kepada para peserta.
Baca Lainnya :
Menurutnya, media
sosial dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan produk sehingga menarik calon
pembeli. Agar menarik, konten yang ditampilkan juga harus bagus.
Sementara itu,
materi personal branding atau pengembangan citra diri disampaikan oleh Ais
Nila Mazda, S.Sos.
Meilita
Hekmahwati, salah satu pendiri waruung.com, menyoroti para pelaku UMKM di
Kecamatan Pesanggaran masih banyak yang kurang optimal dalam digital marketing.
Hal ini membuat produk mereka hanya laku di sekitar mereka saja.
“Banyak temen-temen
itu yang hanya sekadar membuat konten tapi tidak tau caranya FYP (for you
page). Caranya bikin caption gimana. Jadi, banyak yang asal-asalan. Maka,
kami berpikir untuk mengadakan pelatihan digital marketing yang
bermanfaat untuk teman-teman UMKM,” ucapnya.
Perempuan yang
kerap disapa Meilita itu berharap pelaku UMKM bisa memanfaatkan media sosial sebagai
sarana promosi agar jualannya laku hingga luar daerah.
Para peserta
terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Kedua narasumber mampu
membawakan materinya dengan lugas dan segar disertai dengan contoh-contoh yang
jelas pula.
“Saya senang
sekali karena punya pengalaman baru dan bisa kumpul bareng teman sesama UMKM.
Saya juga punya skill baru tentang pemahaman dan pemanfaatan AI (artificial
intelligence),” ucap Nurinda Putri, salah satu peserta pelatihan.
Ia mengaku kini
lebih paham tentang bagaimana memanfaatkan konten sebagai sarana promosi dengan
jangkauan luas.
Perempuan 28
tahun itu berharap dirinya lebih konsisten mengunggah konten ke media sosial setelah
membuat produk jualannya.
