Selasa, 23 Jul 2024
MENU
Waisak 2024

Warga Bangun Jembatan Darurat di Sungailembu

Sedulur, Kandangan – Puluhan warga desa membuat jembatan darurat untuk melancarkan lalu lintas dan akses keluar masuk Desa Kandangan dan Sarongan, Jumat, 30 Oktober 2020. Jembatan tersebut dibuat dari potongan-potongan kayu kelapa.

Dengan peralatan seadanya, para warga mengangkat potongan-potongan kayu tersebut menuju ke sungai. Sebagian lainnya bersiap di sungai untuk memastikan potongan kayu terpasang dengan baik di atas sungai.

Baca juga: Memperingati Maulid Nabi, Warga Kandangan Gelar Kirab

Menurut Heru, seorang sopir dari Desa Kandangan, sejak hujan, debit air sungai menjadi tinggi, sehingga banyak mobil yang ambles saat menyeberangi sungai mulai kemarin. “Kami berharap perbaikan jembatan cepat selesai,” katanya.


Baca Lainnya :

jembatan darurat 1
Beberapa kendaraan menunggu warga menyelesaikan pembuatan jembatan darurat.

Akses jalan darurat menuju Desa Kandangan dan Sarongan, tepatnya di Sungailembu, rusak berat setelah hujan deras turun beberapa hari terakhir. Air sungai meluap menggenangi jalur darurat tersebut.

Akibatnya, beberapa truk dan mobil yang akan melintas terpaksa menangguhkan perjalanannya. Sedangkan jalan ini merupakan satu-satunya akses dari arah Pesanggaran.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Jalur darurat ini dibuat sebab jembatan di jalan utama sampai sekarang masih dalam pembenahan pihak Desa Kandangan. Proses pengerjaan jembatan masih berjalan 75 persen. Pelaksana menargetkan akan selesai dan diresmikan pada bulan ini.

Sejak jembatan tersebut dibangun, warga harus melewati sungai—jalan darurat satu-satunya yang digunakan—untuk melintas. Sungai tersebut tidaklah besar, tetapi ketika banjir datang airnya sangat deras.

Baca juga: Angkutan Wisata Gratis Belum Banyak Digunakan

Agus, sopir truk yang biasa mengangkut gamping menceritakan bahwa sebelum hujan datang, dia masih bisa melewati jalan darurat tersebut dengan lancar. “Saya sering lewat sini. Sejak hujan datang, truk saya sudah dua kali ambles di sini. Yang pertama hari Jumat lalu dan yang kedua hari ini,” katanya.

Meskipun demikian, kendaraan roda dua masih bisa melintas dengan lancar karena sudah dibuatkan jembatan tersendiri. (gil)