Sabtu, 13 Agustus 2022

Kurangi Minuman Dingin saat Berbuka Puasa

: :

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

BERBUKA puasa dengan minum es memang sudah menjadi sebuah kebiasaan masyarakat. Tak heran jika minuman es tidak pernah absen dari daftar menu buka puasa. Hal itu wajar adanya mengingat saat berpuasa, kita harus menahan dahaga selama seharian penuh. 

Minum es saat berbuka puasa bisa membantu melepaskan dahaga dan menyegarkan tenggorokan, apalagi yang kita minum adalah es buah atau es yang sedang kekinian. Hal ini tentunya akan menambah kenikmatan tersendiri. 

Akan tetapi, perlu diketahui, minum minuman dingin saat berbuka puasa sangat tidak dianjurkan oleh ahli kesehatan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Untuk memastikan hal tersebut, sedulur.co mendatangi Kepala Puskesmas Sumberagung Sugiyato, S.Kep., Ns., Sabtu, 9 April 2022.

Dalam kesempatan ini Sugiyato menjabarkan beberapa gangguan yang dapat terjadi pada kesehatan bila kita terus-menerus mengonsumsi minuman dingin saat berbuka puasa, seperti gangguan pencernaan, gangguan saluran pernapasan, serta sangat mudah terserang penyakit. 

Baca juga: Safari Ramadan Pesanggaran Mulai Bergulir

“Ya sesekali tidak apa-apa. Akan tetapi, jikalau setiap hari terus-menerus berbuka memakai air es, kita akan mengangalami masalah-masalah dalam tubuh, seperti setelah berbuka pasti kita mengalami perut terasa begah, pilek, mendadak sakit tenggorokan, serta lemas pada tubuh,” katanya. 

Sugiyanto juga mengatakan, masyarakat banyak yang berbuka dengan minuman dingin, padahal setelahnya tubuh terasa lemas. 

“Efek dari lambung kita kosong serta suhu tubuh kita belum melakukan penyesuaian yang berefek pada stamina kita. Karena tubuh kita sangat perlu penyesuaian suhu terlebih dahulu,” katanya menjelaskan. 

Untuk menghindari masalah-masalah tersebut Sugiyanto membagikan tips sehat berbuka puasa.

Baca juga: Menjaga Tubuh Tetap Bugar Semasa Berpuasa

“Pertama, minum air hangat agar lambung kita atau sistem pencernaan kita dan tubuh kita bisa beradaptasi dulu. Lalu yang kedua, makanlah makanan yang ringan-ringan dulu, seperti kurma ataupun yang lainnya yang bersifat ringan agar lambung kita tidak kaget,” katanya.

Apabila ingin minuman dingin, cari yang dinginnya biasa saja yang tidak terlalu berbeda dengan suhu tubuh, dia menambahkan.

“Minuman manis, seperti teh manis hangat sangat saya anjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka karena akan segera mengembalikan kadar gula darah yang sempat menurun selama kita berpuasa seharian. Namun, jangan pula mengonsumsinya berlebihan,” tuturnya. 

Sugiyanto berpesan kepada seluruh masyarakat agar tubuh kita selalu sehat dan fit saat menjalankan ibadah di bulan Ramadan, berbukalah dengan makanan yang banyak mengandung serat, vitamin, protein, dan karbohidrat yang pas bagi tubuh. (gil)


TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

Santri Minhajussalikin Gelar Pawai Obor Mengingat Perjalanan dan Perjuangan Nabi

Yayasan Pondok Pesantren Minhajussalikin Kaligonggo, Ringinmulyo, Pesanggaran, Banyuwangi, memperingati malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah dengan menggelar pawai obor, Jumat, 29 Juli 2022.

Kirab Tumpeng Hasil Bumi, Cara PSHT Ranting Siliragung Peringati Tahun Baru Islam

Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Siliragung menggelar acara kirab dan tasyakuran peringatan malam Tahun Baru Islam (1 Muharam), Jumat, 29 Juli 2022. Masyarakat Jawa lebih mengenalnya dengan malam siji (satu) Suro. 

Baca Juga: