Jumat, 13 Feb 2026
MENU

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Tanam Pohon Gandeng PT BSI dan F

Sedulur, Pesanggaran - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan lindung pesisir yang berada tidak jauh dari destinasi wisata Pulau Merah, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam kegiatan konservasi ini, KPH menggandeng beberapa elemen pemangku kepentingan Kecamatan Pesanggaran, yaitu pasukan marinir, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pesanggaran, serta perusahaan tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI). 

Menurut Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Wahyu Dwi Admaja, kegiatan penanaman ini merupakan upaya nyata menjaga kelestarian hutan sekaligus memperkuat fungsi ekologis kawasan lindung.

“Kami menanam ratusan bibit pohon mahoni di lokasi tersebut sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan dan pencegahan bencana,” ujarnya.


Baca Lainnya :

Ia menjelaskan, jenis tanaman mahoni dipilih karena memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga efektif menahan erosi tanah dan memperkuat struktur lahan di kawasan pesisir.

Selain manfaat ekologis, tanaman ini juga diharapkan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Jumlah pohon yang ditanam sebanyak 500 bibit: mahoni 400 pohon dan jambu 100 pohon. Area penanamannya sendiri seluas 44 hektare.

Masih menurut Wahyu, keterlibatan banyak pihak dalam kegiatan ini juga mencerminkan sebuah sinergi positif. Menjaga keseimbangan lingkungan dan memperkuat ketahanan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama.

“Penanaman ini tidak hanya bertujuan menghijaukan kawasan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mengurangi risiko bencana alam yang dapat mengancam masyarakat,” jelasnya.

Perhutani berharap program penghijauan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Sementara itu, Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi menyampaikan dukungannya terhadap program penghijauan yang diinisiasi Perhutani KPH Banyuwangi Selatan tersebut. 

Ia menilai kegiatan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan hutan semakin lestari, sumber air tetap terjaga, dan masyarakat terlindungi dari ancaman banjir serta bencana lainnya,” katanya.

Dengan sinergi yang berkelanjutan, kawasan hutan diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat musim penghujan. (gil)