Jumat, 24 Mei 2024
MENU
Waisak 2024

Anggota BPD di Pesanggaran Tingkatkan Kapasitas Diri


Kedua narasumber tersebut memang sudah tidak asing lagi bagi para anggota BPD di Kecamatan Pesanggaran. Kiprahnya dalam berdesa tidak diragukan lagi, baik dalam berorganisasi, memahami regulasi maupun dalam berinovasi.


Sedulur, Sarongan - Ketua Asosiasi BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Kabupaten Banyuwangi, Rudi Hartono Latif, meminta anggota BPD untuk terus meningkatkan kapasitas diri dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Hal ini tercetus dalam sebuah diskusi di Balai Desa Sarongan bersama perwakilan BPD se-Kecamatan Pesanggaran, Selasa, 22 Juni 2021.

Meskipun masalah tiap-tiap desa berbeda, regulasinya tetap sama, menurut Rudi. "Baca dan pahami. Jangan malas untuk belajar. Banyak-banyak melakukan diskusi biar tidak ngambang dalam memahami regulasi," katanya menyemangati.

Baca juga: Truk Pengangkut Tebu Terguling di Gunung Gamping


Baca Lainnya :

Bagi anggota BPD, pemahaman terhadap regulasi ini merupaka kunci dalam berdesa, lanjutnya. "Ini penting! Jangan sampai Kepala Desanya tidak tahu, BPD-nya juga tidak tahu dan tidak mau belajar. Lak jenduk! (sama saja)," kata Rudi lagi.

Rudi Hartono Latif (tengah) saat menjadi narasumber dalam diskusi bersama anggota BPD Kecamatan Pesanggaran di Sarongan, Selasa, 22 Juni 2021.

Rudi tidak menginginkan para anggota BPD tersebut menjadi manja, terlalu tergantung pada ketersediaan anggaran. Menurutnya, tidak perlu menunggu memiliki banyak anggaran untuk menggelar acara diskusi. 

Diskusi bisa dilakukan dengan murah, kapan pun dan di mana pun. Rudi mengaku selalu siap mendampingi "Kita kan bisa lakukan diskusi cukup hanya dengan ngopi," ujarnya.

Lanjut ke halaman berikutnya...

Lebih dari itu, hal yang utama adalah meniatkan diri untuk menjadi lebih baik. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk belajar karena regulasi memang bisa berubah dan tujuan dalam setiap perubahan adalah untuk perbaikan.

Selain Rudi Latif, Ketua BPD Kepundungan, Srono, Muklas Rofiq, juga hadir dalam diskusi ini. Muklas membagikan pegetahuan dan pengalamannya terutama tentang bagaimana meposisikan diri dalam kelembagaan BPD dan dalam menjalankannya tugas dan fungsinya.

Kedua narasumber tersebut memang sudah tidak asing lagi bagi para anggota BPD di Kecamatan Pesanggaran. Kiprahnya dalam berdesa tidak diragukan lagi, baik dalam berorganisasi, memahami regulasi maupun dalam berinovasi.

Baca juga: Musdesus Sumbermulyo Sepakati Perubahan Daftar Penerima BLT DD

Rudi Hartono Latif adalah penggagas acara Gesah Deso--hingga kini kegiatannya masih terus berjalan. Adapun Muklas Rofiq merupakan aktivis yang sudah lama malang melintang dalam upaya-upaya memajukan desa. Keduanya sangat terbuka dan tidak pelit untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Sementara itu, Ketua BPD Sarongan, Ponidi, berharap pertemuan yang sama bisa diselengarakan lagi dalam waktu dekat di wilayah Kecamatan Pesanggaran. Hal ini sangat penting untuk dilakukan sebagai upaya agar sesama anggota BPD memiliki semangat yang sama dalam berdesa demi kemajuan desa. (bay)