Selasa, 23 Jul 2024
MENU
Waisak 2024

Dispora Banyuwangi Gelar Sosialisasi Narkoba dan HIV/AIDS kepada Para Pemuda

Ana Aniati dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banyuwangi saat menyampaikan materi sosialisasi Narkoba dan HIV/AIDS di pendopo Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Kamis, 24 November 2022.


Sedulur, Pesanggaran - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar kegiatan sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS kepada para pemuda di lima kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi. Lima kecamatan yang menjadi lokasi kegiatan tersebut adalah Rogojampi, Muncar, Genteng, Wongsorejo, dan Pesanggaran. 

"Kita berikan sosialisasi agar pemuda Banyuwangi memiliki pemahaman dan terbangun kesadaran untuk mengantisipasi pengaruh buruk Narkoba dan HIV/AIDS,” kata Kabid Pemuda Dispora Kabupaten Banyuwangi, Teddy Radiansyah, S.STP., di pendopo Kantor Kecamatan Pesanggaran, Kamis, 24 November 2022.

Dalam sosialisasi di Pesanggaran ini, para perwakilan pemuda dari Pesanggaran, Siliragung, Bangorejo, dan Gambiran hadir mengikutinya. Menurut Teddy, dengan mereka memahami bahaya narkoba dan HIV/AIDS, para pemuda tidak mudah terjebak di dalamnya. 


Baca Lainnya :

Baca juga: Sempat Tertunda karena Hujan, Challenge IFRC Ke-19 Dipenuhi Aksi Ngotot Peserta

Dengan demikian, generasi muda menjadi produktif dan dapat berperan aktif dalam pembangunan kemajuan Banyuwangi. "Peran pemuda itu sangat penting dalam pembangunan,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, Dispora menghadirkan beberapa pemateri, yaitu Moh. Hakim Said, S.H. dari Lembaga Rehabilitasi Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkotika, Ana Aniati dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), dan Hermin Dwi Susanti dari Lembaga Anti Narkotika (LAN).

Baik Dispora maupun pemateri berharap para peserta yang sudah ikut kegiatan sosialisasi dapat menularkan pengetahuannya kepada pemuda yang lain atau kepada masyarakat pada umumnya.

Baca juga: Perusahaan Tambang Banyuwangi Menggunakan Energi Terbarukan dari PLN

Kegiatan sosialisasi di lima kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi ini melibatkan 500 perwakilan pemuda yang rata-rata berusia 16 sampai 30 tahun.

Salah seorang pemateri menyampaikan, saat ini Banyuwangi dalam kondisi darurat narkoba. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penanganan kasus narkoba oleh Polresta Banyuwangi dan banyaknya penghuni lapas yang didominasi oleh kasus narkoba.

Sementara itu, Camat Pesanggaran, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dispora Banyuwangi karena telah menjadikan Pesanggaran sebagai salah satu tempat untuk kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS.

Menurut keterangannya, potensi kerawanan narkoba di Pesanggaran sangat besar, sehingga kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat, baik bagi pemuda maupun masyarakat. (bay)