Minggu, 14 Agustus 2022

Pembangunan Kawasan Perdesaan Bisa dengan Keroyokan

: :

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

PEMBANGUNAN kawasan perdesaan membutuhkan kerja keroyokan dari desa-desa dan pemangku kepentingan. Pendamping Kawasan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi, Nur Mahmudi, menegaskan hal ini dalam forum musyawarah antar desa (MAD) di Kandangan, Pesanggaran, Banyuwangi, Sabtu, 19 Desember 2020.

Mahmudi menjelaskan bahwa program tersebut merupakan amanat Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Di sini, ada dua frasa tentang desa, yakni desa membangun dan membangun desa.

Baca juga: Belajar Keuangan Desa (1): Sisa Anggaran Harus Dikembalikan ke Kas Negara

Desa membangun adalah desa yang dalam pembangunan menggunakan sumber pendanaan dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Artinya, yang membangun adalah desa itu sendiri.

Pembangunan Kawasan Perdesaan
Nur Mahmudi (baju putih) dalam forum Musyawarah Antar Desa di Kandangan, 19 Desember 2020.

Sedangkan membangun desa menunjukkan bahwa beberapa pihak mulai dari SKPD Kabupaten, SKPD Provinsi, sampai Kementerian ikut membangun desa secara keroyokan. “Semua terlibat dengan syarat tiap-tiap kawasan membuat perencanaan,” terangnya.

Selanjutnya, Mahmudi menyoroti bagaimana desa-desa membangun ekonominya melalui BUMDes yang selama ini masih sendiri-sendiri. Dalam kerangka pembangunan kawasan, dia menyarankan adanya BUMDes bersama.

Lanjut ke halaman berikutnya…

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Marinir Lampon Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Dinas Pendidikan Korps Marinir (Dispen Kormar) melaksanakan ujian kenaikan tingkat atau sabuk karate di lapangan Markas Komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Minggu, 31 Juli 2022.

Masyarakat Pesanggaran Isi Bulan Suro dengan Doa dan Tirakat

BULAN Suro adalah bulan yang sangat lekat dan sakral bagi umat Islam dan masyarakat Jawa. Dalam penanggalan Islam (hijriah), bulan Suro disebut dengan Muharam.

Warga Pesisir Lampon Gelar Petik Laut Bersama Marinir

Warga pesisir Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 7 Lampon melaksanakan kegiatan Petik Laut 1 Suro, Sabtu, 30 Juli 2022.

Santri Minhajussalikin Gelar Pawai Obor Mengingat Perjalanan dan Perjuangan Nabi

Yayasan Pondok Pesantren Minhajussalikin Kaligonggo, Ringinmulyo, Pesanggaran, Banyuwangi, memperingati malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah dengan menggelar pawai obor, Jumat, 29 Juli 2022.

Kirab Tumpeng Hasil Bumi, Cara PSHT Ranting Siliragung Peringati Tahun Baru Islam

Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Siliragung menggelar acara kirab dan tasyakuran peringatan malam Tahun Baru Islam (1 Muharam), Jumat, 29 Juli 2022. Masyarakat Jawa lebih mengenalnya dengan malam siji (satu) Suro. 

Baca Juga: