ambulans triton puskesmas
322 views

Masyarakat Pertanyakan Peruntukan Ambulans Triton Sumberagung

Sedulur, Sarongan – Masyarakat Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi mempertanyakan keberadaan mobil ambulans Triton 4 x 4 bantuan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang diserahkan melalui Puskesmas Sumberagung beberapa waktu lalu, Jumat, 31 Desember 2021.

Hal ini seperti disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat Sarongan, Pdt. Anang Sugeng. Menurutnya, beberapa warga bertanya kepadanya mengapa mobil tersebut diletakkan di Puskesmas Sumberagung. Kalau benar seperti itu, hal itu kurang efektif. Apabila ada ibu hamil dari Sukamade, pasti juga akan diangkut menggunakan truk. 

“Saya kemarin juga mendengar informasi bahwa nantinya ambulans [yang lama] milik Puskesmas Sumberagung juga akan ditarik oleh Dinas Kesehatan. Artinya, Puskesmas hanya memiliki satu ambulans saja, yakni Triton tersebut,” katanya.  

Baca juga: Waspada! Penahan Badan Jalan di Sumberdadi Ambrol

ambulans sumberagung
Dinas Kesehatan Banyuwangi saat menyerahkan ambulans jenis Triton kepada Puskesmas Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi, Jumat, 31 Desember 2021.

Menurut hemat Pdt. Anang, bantuan ambulans tersebut turun setelah berita evakuasi seorang ibu hamil dari Sukamade viral di media sosial. Wartawan juga banyak yang memberitakannya. Untuk mencegah munculnya peristiwa yang sama di masa yang akan datang, di Sarongan harus ada ambulans. 

“Kalau menurut saya, mobil ambulans tersebut harusnya ditaruh di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sarongan. Terlebih rumah bersalin di Sarongan juga hampir selesai,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Sumberagung, H. Sugiyanto, S.Kep., Ns., mengatakan bahwa memang nantinya mobil ambulans Triton akan diletakkan di Pustu Sarongan. Namun, dia tidak memerinci tanggalnya kapan.

Baca juga: Siswa PSHT Kerja Bakti Bersihkan Bahu Jalan

“Saat ini, kami sedang mengurus proses seperti surat-suratnya, servis AC-nya, mencari siapa yang menyetir mobil tersebut, serta belum jelas perihal biaya operasionalnya,” katanya. 

Sugiyanto juga menjelaskan bahwa bantuan mobil tersebut diberikan bukan karena ada ibu hamil yang akan melahirkan lalu dibawa dengan truk. Puskesmas telah mengusulkan mobil ambulans tersebut sejak dua tahun lalu. Bantuan tersebut belum secara resmi diberikan.

“Ada sembilan wilayah yang mendapatkan bantuan tersebut. Tiga wilayah, yakni Sumberagung, Songgon, dan Kalibaru mendapatkan mobil ambulans 4 x 4 karena medannya sangat sulit,” katanya. 

Baca juga: Petugas Kesehatan Lakukan Rapid Antigen kepada Wisatawan Pulau Merah

Sebagai tambahan, Sugiyanto membenarkan perihal mobil ambulans lama–jenis Innova–milik Puskesmas Sumberagung yang akan ditarik oleh Dinas Kesehatan. Namun, hal itu belum terjadi. Puskesmas bersama Camat Pesanggaran sudah mengajukan agar mobil tersebut tetap berada di Sumberagung. 

“Sampai saat ini, mobil tersebut belum saya kembalikan. Saya juga mengatakan kepada Kepala Dinas Kesehatan, kalau mobil ini ditarik, Puskesmas Sumberagung hanya mempunyai satu ambulans dan itu tidak sesuai dengan tujuan awal. Tujuan kami agar mobil ambulans 4 x 4 itu bisa menjangkau wilayah yang aksesnya sulit,” katanya. 

Selain itu, Kepala Puskesmas Sumberagung juga akan mendatangi Kepala Desa Sarongan, Gunoto, untuk membicarakan perihal mobil Triton. “Sementara saya meminta kepada Kepala Desa Sarongan untuk menitipkan mobil tersebut di desa karena di Sarongan belum ada tempat untuk menaruh mobil tersebut,” katanya. 

Lebih dari itu, apabila Bupati Banyuwangi atau Kepala Dinas Kesehatan meminta mobil Triton tersebut diletakkan di Sukamade, dia mengaku siap melaksanakannya. “Pokoknya semua saya fokuskan untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya. (gil)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts