Sabtu, 14 Desember 2019

Warga Pesanggaran Kembali Terima Bantuan Biaya Pendidikan

: :

Simulasi Sadar Bencana di SDN Sumberagung

Simulasi sadar bencana digelar di SDN 4 dan SDN 8 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran hari ini, Sabtu (16/11).

Setelah Empat Tahun, SLB Lentera Hati Kini Miliki Gedung Baru

Tasyakuran untuk menempati gedung baru Sekolah Luar Biasa (SLB) Lentera Hati di Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dilaksanakan sore ini, Jumat (8/11).

Program JKN-KIS untuk Warga Prasejahtera di Pesanggaran

Pemerintah Kecamatan Pesanggaran menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk warga prasejahtera di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi

Pesanggaran – Sebanyak 40 warga Kecamatan Pesanggaran menerima bantuan biaya pendidikan dari PT Bumi Suksesindo (BSI), Jumat (20/9). Bantuan dari operator tambang emas di Tumpang Pitu ini diberikan kepada warga untuk menyelesaikan pendidikan setingkat SMA atau Kelompok Belajar (Kejar) Paket C.

Beberapa pejabat tampak hadir dalam acara penyerahan bantuan biaya pendidikan ini, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono, Camat Pesanggaran, Sugiyono Dermawan, dan Kepala Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Pesanggaran, Murkamto. 

“PT BSI yang men-support semua kegiatan ini,” ujar Murkamto dalam sambutannya.

Penyerahan bantuan biaya pendidikan ini berlangsung di halaman Kantor Korwilkersatdik Kecamatan Pesanggaran. Penerima bantuan adalah warga lima desa se-Kecamatan Pesanggaran yang terdiri dari enam orang dari Desa Kandangan, delapan orang dari Desa Pesanggaran, 15 orang dari Desa Sumberagung, enam orang dari Desa Sumbermulyo, dan lima orang dari Desa Sarongan.

“Dana ini nantinya tidak diberikan secara langsung kepada Bapak/Ibu sekalian. Namun, akan kami kelola untuk pelaksanaan kegiatan kegiatan belajar,” tegas Murkamto.

Murkamto melanjutkan bahwa di wilayah kerjanya, jumlah masyarakat yang terdata dalam Kejar Paket A, B, dan C sebanyak 337 orang. Dengan kenyataan ini, dia berharap pusat pelatihan (training center) untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kecamatan Pesanggaran dapat segera terealisasi.

“Dengan training center, harapannya pendidikan kita semakin maju. Pendidikan itu milik semuanya, sehingga masyarakat ikut terlibat di dalamnya,” jelasnya.

Bantuan Biaya Pendidikan 2
Para penerima bantuan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selanjutnya, Camat Pesanggaran, Sugiyono Dermawan, mengingatkan kepada hadirin tentang semakin cepatnya arus informasi di era sekarang ini. Dengan pendidikan yang semakin baik, diharapkan masyarakat semakin bijak dalam membaca informasi.

“Kita harus berhati-hati saat menerima informasi melalui media sosial,” terangnya.
Menjelaskan mengenai program perusahaannya, Manajer Community Affairs, Tri Sakti Kurniawan, mengatakan bahwa kerja sama bidang pendidikan kesetaraan melalui Kejar Paket C antara PT BSI dengan stakeholder pendidikan merupakan yang perdana. Melihat manfaatnya, pria bertubuh besar ini tidak menafikan kemungkinan program ini akan berlanjut di kemudian hari.

Harapannya, melalui program ini, indeks pembangunan manusia bisa meningkat. “Saat ini masih 40 orang. Semoga ke depan terus bertambah,” katanya.

Keterlibatan BSI dalam program bantuan dana pendidikan ini, lanjut Tri Sakti, merupakan implementasi dari komitmen perusahaan dalam pengembangan pendidikan. “BSI akan merasa berdosa, saat beroperasi di sini, tapi tidak mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” lanjutnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono, yang juga menyampaikan pidato sambutannya memotivasi para peserta Kejar Paket C agar tetap bersemangat. Menurutnya, banyak orang-orang yang berijazah Kejar Paket menduduki jabatan penting. 

“Saya mendengar empat kepala desa dari lima desa di Kecamatan Pesanggaran dari Kejar Paket,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Sulihtiyono juga meminta kepada para penerima bantuan biaya pendidikan untuk tidak merisaukan usia. “Pendidikan itu sepanjang masa. Usia 38 tahun itu masih muda. Untuk Kejar Paket, asal belum berusia 60 tahun masih bisa,” jelasnya.

Tidak ketinggalan, Sulih juga mengapresiasi peran serta PT BSI dalam program ini. Menurutnya, program ini dapat mengurangi kesenjangan pendidikan antara desa dan kota. “Terima kasih kepada BSI yang sangat welcome kepada masyarakat Pesanggaran dan Banyuwangi. Ada kepedulian. Selain bantuan-bantuan kepada kesehatan, infrastruktur, tapi juga kepada SDM,” ungkapnya. (mam)

TANGGAPI?

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Simulasi Sadar Bencana di SDN Sumberagung

Simulasi sadar bencana digelar di SDN 4 dan SDN 8 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran hari ini, Sabtu (16/11).

Setelah Empat Tahun, SLB Lentera Hati Kini Miliki Gedung Baru

Tasyakuran untuk menempati gedung baru Sekolah Luar Biasa (SLB) Lentera Hati di Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dilaksanakan sore ini, Jumat (8/11).

Program JKN-KIS untuk Warga Prasejahtera di Pesanggaran

Pemerintah Kecamatan Pesanggaran menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk warga prasejahtera di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi

Puskesmas Sumberagung Canangkan Program Pemberantasan TBC

Puskesmas Sumberagung gencar mengampanyekan program pemberantasan penyakit TBC (Tuberkulosis) di wilayah kerjanya.

“Nguri-nguri” Budaya Melalui Wayang Kulit dan Kesenian Daerah

Siapa yang mengira jika pada zaman milenial yang semakin modern ini masih ada segelintir remaja yang peduli akan budaya tradisional?

Baca Juga: